Daun seledri di ekstraksi dengan metode maserasi selama 5 hari menggunakan pelarut etanol 96%. Maserat diuapkan dengan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C. Penetapan kadar senyawa fenolik total dan tanin menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu dengan pembanding asam…
Ekstraksi daun mangga (Mangifera indica L. var. Arum Manis.) dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut bertingkat. Ekstrak etanol dan ekstrak terpurifikasi dibuat dengan konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Tigecycline 15 µg/disk sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol ne…
Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 dari ekstrak hasil ekstraksi metode maserasi, ultrasonik, dan microwave berturut-turut 45,263; 39,278 dan 96,130 ppm serta pembanding vitamin C 4,509 ppm dan kuersetin 19,988 ppm. Kadar fenolik total berturut-turut 266,18; 414,57 dan 200,79 mgGAE/g sedangkan flavonoid total berturut-turut 9,35; 21,97 dan 7,71 mgQE/g. Hasil uji …
Ekstrak etanol daun salam muda (EEDSM) diperoleh dengan menggunakan variasi metode ekstraksi maserasi, Microwave Assisted Extraction (MAE), dan Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 70%. Pengujian kadar fenolik dan flavonoid total EEDSM menggunakan metode spektrofotometri UV- Vis dengan pembanding asam galat dan kuersetin. Penetapan kadar menggunakan regresi…
Ekstrak etanol daun salam muda (EEDSM) diperoleh dengan menggunakan metode UAE (Ultrasonic assisted extraction) dengan pelarut etanol 70% dan variasi waktu ekstraksi 5, 15 dan 25 menit. Pengujian kadar flavonoid total EEDSM menggunakan metode spektrofotometri UV-Visibel dengan pembanding kuersetin. Uji sitotoksik ekstrak etanol daun salam muda dilakukan dengan metode MTT assa…
Daun kemangi diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak etanol daun kemangi selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C, penetapan kadar flavonoid total menggunakan pembanding kuersetin, dan penetapan kadar tanin menggunakan pembanding asam tanat. Hasil penelit…
Daun kangkung darat diekstraksi menggunakan metode ultrasonik pada suhu 50oC selama 30 menit dengan pelarut etanol 70% sehingga diperoleh ekstrak etanol daun kangkung darat (EEDKD). Uji aktivitas antioksidan EEDKD menggunakan metode DPPH dan vitamin C sebagai pembanding. Penetapan kadar fenolik dan flavonoid total menggunakan pembanding asam galat dan kuersetin. Aktivita…
Penelitian ini dilakukan dengan metode Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dengan penambahan primer yang digunakan yaitu primer spesifik kombinasi dari primer reverse dan primer forward dari kit komersial meatdetect PCR kit pork. Analisis dilakukan dengan dua tahapan, Tahap awal isolasi DNA dan tahap kedua dilakukan analisis kandungan yang di…
Penelitian ini dilakukan dengan metode Real-Time Polymerase Chain Reaction menggunakakn 2 sampel yaitu sampel A (Susut Lemak) dan sampel B (Nitasan). Primer yang digunakan yaitu primer spesifik dengan primer reverse dan primer forward dari kit komersial meatdetect qPCR kit pork. Proses pengujian RT- PCR dimulai dari tahap isolasi DNA hingga proses analisis data. Anal…
Daun pandan wangi diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil ekstrak difraksinasi dengan pelarut n- heksan, etil asetat dan air. Hasil ekstrak dan fraksi masing-masing diuji skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS dengan pembanding Trolox dengan spektrofotometri UV-Vis 734 nm. Hasil data IC₅₀ FFEEDPW …