Enzim bromelain terbukti memiliki sifat antikarsinogenik. Supaya penggunaannya efektif dilakukan formulasi sediaan Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas bromelain yang rendah. Konsentrasi surfaktan dan kosurfaktan berpengaruh pada karakteristik SNEDDS, karena itu digunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) dengan variasi konsentra…
Hasil penelitian menunjukkan bahwa VCO, tween 80, dan PEG 400 berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fisik SNEDDS enzim bromelain. Formula optimal terdiri dari VCO 6,381%, Tween 80 71,595%, dan PEG 400 22,025%. Formula ini memiliki karakteristik dengan transmitan 99,526±0,34 %, waktu emulsifikasi 36,510±0,70 detik, viskositas 94,500±2.90 cp, pH 6,520±0,27, ukuran partikel 11,736±0,0…
Kulit nanas mengandung flavonoid sebagai antibakteri dengan kelarutan yang rendah dalam air sehingga dikembangan dalam sistem penghantaran nanoemulsi untuk meningkatkan kelarutan. VCO dipilih karena dapat berpotensi mempengaruhi karakteristik serta stabilitas sediaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi VCO terhadap stabilitas fisik dan mendapatkan formula yang s…
Kulit buah nanas (Ananas Comosus (L.) Merr) mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat dan diformulasikan dalam bentuk nanoemulsi karena mampu meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit. Salah satu komponen penting dalam sistem nanoemulsi adalah surfaktan. Penambahan tween 80 dapat menurunkan tegangan antarmuka sehingga terbentuk nanoemulsi…
Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan. Untuk memudahkan pemakaiannya dibuat dalam sediaan dengan bentuk gel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi konsentrasi ekstark etanol daun bayam merah dalam sediaan gel terhadap sifat fisik dan uji antioksidan menggunakan metode DP…