Text
Implementasi Metode BCM (Bermain, Cerita Dan Menyanyi) Dalam Menumbuhkan Keaktifansantri Pada Kegiatan Belajar Mengajar Di TPQ Al-Amien Akpol Semarang
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini adalah ustadz/ustadzah, kepala TPQ dan santri TPQ Al-Amien Akpol. Objek ini berfokus pada implementasi metode BCM (Bermain, Cerita dan Menyanyi) dalam menumbuhkan keaktifan santri. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Kemudian metode analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Metode keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber, tteknik dan waktu.
Hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa implementasi metode Bermain, seperti kegiatan quis beregu dan puzzle Surat Al-Ma’un, mampu meningkatkan keberanian santri dalam menjawab, berdiskusi, serta keterlibatan aktif dalam proses belajar. Pada metode Cerita, penyampaian kisah Nabi Ibrahim berhasil merangsang kemampuan santri dalam memahami dan menyampaikan kembali cerita, serta mendorong keberanian bertanya dan berekspresi. Sementara itu, metode Menyanyi, melalui lagu Rukun Islam dan tepuk adab, efektif menumbuhkan semangat belajar, memperkuat hafalan, serta membentuk karakter dan pemahaman nilai-nilai keislaman. Secara keseluruhan, implementasi metode BCM terbukti mampu menumbuhkan keaktifan santri secara signifikan baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik dalam suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Tidak tersedia versi lain