Text
Implementasi Pembiasaan Membaca Asmaul Husna Dalam Membentuk Karakter Religius Siswi Mts Banat Tajul Ulum Brabo Tanggungharjo Grobogan
Kata Kunci: Pembiasaan membaca Asmaul Husna, karakter religius
Pembentukan karakter merupakan suatu persoalan yang sangat penting
dilakukan bagi setiap manusia apalagi bagi generesi muda saat ini, Karakter
manusia dapat dibentuk dari sebuah pendidikan dan pembiasaan. Pendidikan
karakter disekolah dianggap sangat penting untuk diupayakan dalam rangka
mengantisipasi kemerosotan budi pekerti peserta didik, khususnya penerapan
karakter religius. Dalam hal ini pembentukan karakter religius di MTs Banat Tajul
Ulum melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah 1) Bagaimana implementasi
pembiasaan membaca asmaul husna dalam membentuk karakter religius siswi MTs
Banat Tajul Ulum Brabo Tanggungharjo Grobogan 2) Apa faktor pendukung dan
penghambat implementasi pembiasaan membaca asmaul husna dalam membentuk
karakter religius siswi MTs Banat Tajul Ulum Brabo Tanggungharjo Grobogan.
Jenis penelitian di MTs Banat Tajul Ulum Brabo Tanggungharjo Grobogan ini
menggunakan penelitian lapangan dan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian dari skripsi ini yaitu Implementasi Pembiasaan Membaca
Asmaul Husna Dalam Membentuk Karakter Religius Siswi MTs Banat Tajul Ulum
Brabo Tanggungharjo Grobogan berdasarkan data yang dikumpulkan dan hasil
analisis yang dikemukakan pada bab-bab sebelumnya menunjukkan bahwa
1)Implementasi pembiasaan membaca Asmaul Husna dalam membentuk karakter
religius siswi MTs Banat Tajul Ulum Brabo Tanggungharjo Grobogan
dilaksanakan secara teratur dan terprogram, yang dilaksanakan sertiap hari sebelum
dimulai pembelajaran 2) Faktor pendukung dalam pembentukan karakter religius
siswi yaitu: fasilitas yang memadai dan kesiapan guru. Faktor penghambat dalam
pembentukan karakter religius siswi yaitu: Latar belakang peserta didik yang
berbeda-beda, kurangnya kesadaran pesrta didik, lingkungan atau pergaulan peserta
didik
Tidak tersedia versi lain