Text
Nilai Religiusitas Dalam Syi’ir Tanpo Wathon Karya Gus Dur Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam
Nilai-nilai religiositas adalah nilai-nilai kehidupan yang mencerminkan tumbuh kembangnya kehidupan beragama yang terdiri dari tiga unsur pokok yaitu aqidah, ibadah dan akhlak yang menjadi pedoman perilaku. Pertama, penciptaan budaya religius yang bersifat vertikal depat diwujudkan dalam bentuk meningkatkan hubungan dengan Allah. Kedua, penciptaan budaya religius yang horizontal yaitu menciptakan hubungan yang baikterhadap sesama makhluk hidup. Seperti yang telah ada dalam syiir tanpo wathon tentang nilai religius kehidupan. Pendidikan islam adalah usaha seseorang yang bertaqwa secara sadar mengarahkan dan membimbing anak didik melalui ajaran Islam ke arah titik maksimal pertumbuhan dan perkembanganya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) yang sumber datanya diperoleh dari bahan dokumen dan bahan pustaka dengan cara normatif yakni menafsirkan yang terdapat dalam buku-buku, setelah data terkumpul data dianalisis dengan pembahasan dedukatif. Hasil analisis Nilai-nilai Religiositas dalam Syi’ir Tanpo Wathon dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam. Nilai-nilai religiositas dalam syiir tanpo wathon meliputi: kejujuran, keadilan, bermanfaat untuk sesama, rendah hati, disiplin tinggi, bekerja efisien dan keseimbangan sangat erat hubungan dengan pendidikan islam karena termasuk dalam pendidikan keimanan, moral, fisik/jasmani, rasio/akal, kejiwaan, seksual dan pendidikan sosial.
Tidak tersedia versi lain