Daun biduri diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% sehingga diperoleh ekstrak etanol 70% daun biduri. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun biduri dilakukan menggunakan metode ABTS dengan pembanding trolox. Penetapan kadar fenolik total dilakukan dengan pereaksi folin- ciocalteu dan pembanding asam galat. Penetapan kadar flavonoid total dilakuk…
Serbuk Bayam Merah dibuat dengan metode Foam-Mat Drying (FMD) menggunakan pelarut aquadest dengan rasio 1:1 (100 gr bayam : 100 ml aquadest), maltodekstrin 15% dan tween 80 6% yang dikeringkan pada suhu 55ºC selama 60 menit. Serbuk yang diperoleh diformulasikan pada sediaan Spray Gel dengan variasi FMD Bayam Merah 1% (FI), 3% (FII), dan 5% (FIII). Spray Gel diuji …
Kulit batang matoa (Pometia pinnata) diekstraksi menggunakan metode ultrasonik variasi suhu 30, 40, 50, 60, dan 70oC waktu 20, 30, 40, 50 dan 60 menit, filtrat dikentalkan dengan alat rotary evaporator. Ekstrak diuji tabir surya dan kadar flavonoidnya dengan alat spektrofotometer UV-Vis λ 290-320 nm. Hasil data uji tabir surya meliputi persen transmisi eritema (%Te), persen transmisi pi…
Tablet likuisolid candesartan cilexetil 8 mg dibuat sebanyak 3 formulasi dengan cara candesartan cilexetil didispersikan menggunakan pelarut non-volatil Tween 80 lalu ditambahkan bahan pembawa Neusilin yang dikombinasikan dengan HPMC. Serbuk likuisolid ditambahkan dengan bahan penghancur dan pelicin kemudian dikempa menjadi tablet. Hasil evaluasi tablet likuisolid…
Serbuk Bayam Merah dibuat dengan metode Foam-Mat Drying (FMD) menggunakan pelarut aquadest dengan rasio 1:1 (100 gr bayam : 100 ml aquadest), maltodekstrin 15% dan tween 80 6% yang dikeringkan pada suhu 55ºC selama 60 menit. Serbuk yang diperoleh diformulasikan pada sediaan Spray Gel dengan variasi FMD Bayam Merah 1% (FI), 3% (FII), dan 5% (FIII). Spray Gel diuji …
Serbuk daun seledri diekstraksi dengan metode maserasi selama 5 hari menggunakan pelarut etanol 96% hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak kental selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menggunakan pembanding vitamin C, penetapan kadar flavonoid total dengan pembanding apigenin dan penetapan kadar tanin menggunakan folin-ciocalteu…
Daun seledri di ekstraksi dengan metode maserasi selama 5 hari menggunakan pelarut etanol 96%. Maserat diuapkan dengan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C. Penetapan kadar senyawa fenolik total dan tanin menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu dengan pembanding asam…
Ekstraksi daun mangga (Mangifera indica L. var. Arum Manis.) dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut bertingkat. Ekstrak etanol dan ekstrak terpurifikasi dibuat dengan konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Tigecycline 15 µg/disk sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol ne…
Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 dari ekstrak hasil ekstraksi metode maserasi, ultrasonik, dan microwave berturut-turut 45,263; 39,278 dan 96,130 ppm serta pembanding vitamin C 4,509 ppm dan kuersetin 19,988 ppm. Kadar fenolik total berturut-turut 266,18; 414,57 dan 200,79 mgGAE/g sedangkan flavonoid total berturut-turut 9,35; 21,97 dan 7,71 mgQE/g. Hasil uji …
Ekstrak etanol daun salam muda (EEDSM) diperoleh dengan menggunakan variasi metode ekstraksi maserasi, Microwave Assisted Extraction (MAE), dan Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 70%. Pengujian kadar fenolik dan flavonoid total EEDSM menggunakan metode spektrofotometri UV- Vis dengan pembanding asam galat dan kuersetin. Penetapan kadar menggunakan regresi…