Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteriosin Tc1 memiliki aktivitas penghambatan terhadap kedua bakteri uji. Pengamatan pada media MHA menunjukkan terbentuknya zona bening di sekitar cakram yang diaplikasikan bakteriosin Tc1, baik dari masa inkubasi 24 jam maupun 48 jam. Terdapat ix perbedaan signifikan dalam luas zona hambat berdasarkan durasi panen bakterio…
Hasil uji bakteriosin dari P. pentosaceus menunjukkan adanya perbedaan dalam zona hambat yang terbentuk. Pada bakteri E. coli, rata-rata zona hambat yang dihasilkan adalah P24 (9,2 mm), P48 (32,18 mm), dan Kloramfenikol (35,32 mm). Sementara itu, pada bakteri V. cholerae., rata-rata zona hambat yang terbentuk adalah P24 (10,78 mm), P48 (30,7 mm), dan Ciprofloksasin (15,44mm)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona hambat P. pentosaceus strain DSM 20336 terhadap Salmonella sp. meningkat dari 22,2 mm (24 jam) menjadi 38,8 mm (48 jam), dan terhadap Shigella sp. dari 13,4 mm menjadi 29 mm. Dibandingkan ciprofloxacin (34 mm untuk Salmonella sp, 25 mm untuk Shigellasp), bakteriosin P. pentosaceus menunjukkan efek antibakteri lebih besar pada 48 …
Selain membandingkan zona hambat antara antibiotik klindamisin dan bakteri asam laktat, selankutnya mengethaui waktu inkubasi yang optimal pada P.pentosaceous untuk mencegah acne vulgaris yang disebabkan oleh bakteri S.aureus dan S. epidermidis.
Latar Belakang: Acne vulgaris ialah suatu kelainan dari folikel sebasea khusus yang berkaitan dengan folikel rambut dan kelenjar sebasea. Mikroorganisme seperti Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes ikut berperan dalam patogenesis penyakit ini. Salah satu tanaman yang secara empiris memiliki daya aktivitas antibakteri adalah kopi yang dapat menghambat…
Latar belakang: Bakteri yang dapat memicu terjadinya jerawat yaitu Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan untuk mengatasi jerawat yaitu biji kopi. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak biji kopi Muria terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Metode: Penelitian ini ada…
Latar Belakang Bakteri Propionibacterium acnes adalah mikroorganisme Gram- positif anaerobik yang umumnya ditemukan di folikel rambut manusia. Meskipun sebagian besar bersifat komensal, P. acnes juga dikenal sebagai penyebab jerawat, suatu kondisi kulit yang umum di kalangan remaja dan orang dewasa. Bakteri ini memainkan peran penting dalam patogenesis jerawat melalui berbagai mekanisme,…
Latar Belakang Escherichia coli merupakan bakteri golongan bakteri coliform fecal yang berasal dari tinja manusia serta merupakan flora normal pada saluran pencernaan. Kandungan Escherichia coli pada makanan olahan menandakan buruknya proses dalam pembuatan makanan tersebut, dan dapat menjadi salah satu faktor penyebaran penyakit melalui makanan. Tujuan Penelitian i…
Penggunaan air vital bagi kehidupan yaitu sebagai air minum. Kebiasaaan mengkonsumsi jajanan minuman sangat populer pada anak sekolah. namun dilihat dari segi kesehatan minuman ini jauh dari kelayakan untuk dijadikan minuman jajanan karena minuman ini berkemungkinan banyaknya terkontaminasi oleh bakteri terutama bakteri Coliform. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia …
Air merupakan suatu senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup yang berguna untuk melarutkan zat-zat makanan, melancarkan pencernaan dan mampu mengatur suhu tubuh. Namun perlu diketahui tidak semua air dapat dikonsumsi oleh manusia. Penyakit yang ditularkan melalui air menyebar melalui air minum dan produk makanan yang terbuat dari air minum, termasuk es batu yang…