Serbuk kulit batang matoa diekstraksi dengan alat microwave frekuensi 2.500 MHz menggunakan etanol 70% dan variasi suhu 30, 40, 50, 60, 70oC dengan waktu 20, 30, 40, 50 dan 60 menit. Kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Hasil ekstrak diuji aktivitas tabir surya λ 290-320 nm untuk SPF dan λ 292,5-372,5 nm untuk %Te dan %Tp dan ditetapkan kadar flavonoid total d…
Kompleks molekular asam glikolat-kitosan dengan perbandingan konsentrasi 1:1 diberi perlakuan sonikasi selama 10 menit. Nanoemulsi dibuat dengan variasi kecepatan pengadukan 10.000 rpm, 15.000 rpm dan 20.000 rpm dengan waktu 50 menit. Diuji karakteristik fisik organoleptis, homogenitas, tipe nanoemulsi, pH, viskositas, ukuran partikel, indeks polidispersitas dan zeta potens…
Pembuatan ekstrak etanol daun mangga dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% dan dilanjutkan dengan purifikasi ekstrak secara bertingkat menggunakan n-heksan, etil asetat dan air. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan konsentrasi 50%, 75%, dan 100%, kontrol positif (klorheksidin 0,2%) dan kontrol negatif (DMSO). Adanya aktivitas antibakteri ber…
Daun brokoli diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut n- heksan, etil asetat, etanol 96%, etanol 70% dan metanol sehingga dihasilkan 5 ekstrak daun brokoli (EDB). Identifikasi flavonoid EDB menggunakan uji shinoda. Uji aktivitas antioksidan EDB menggunakan metode ABTS dengan pembanding Trolox. Penetapan kadar flavonoid total EDB menggunaka…
Daun biduri diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% sehingga diperoleh ekstrak etanol 70% daun biduri. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun biduri dilakukan menggunakan metode ABTS dengan pembanding trolox. Penetapan kadar fenolik total dilakukan dengan pereaksi folin- ciocalteu dan pembanding asam galat. Penetapan kadar flavonoid total dilakuk…
Serbuk Bayam Merah dibuat dengan metode Foam-Mat Drying (FMD) menggunakan pelarut aquadest dengan rasio 1:1 (100 gr bayam : 100 ml aquadest), maltodekstrin 15% dan tween 80 6% yang dikeringkan pada suhu 55ºC selama 60 menit. Serbuk yang diperoleh diformulasikan pada sediaan Spray Gel dengan variasi FMD Bayam Merah 1% (FI), 3% (FII), dan 5% (FIII). Spray Gel diuji …
Kulit batang matoa (Pometia pinnata) diekstraksi menggunakan metode ultrasonik variasi suhu 30, 40, 50, 60, dan 70oC waktu 20, 30, 40, 50 dan 60 menit, filtrat dikentalkan dengan alat rotary evaporator. Ekstrak diuji tabir surya dan kadar flavonoidnya dengan alat spektrofotometer UV-Vis λ 290-320 nm. Hasil data uji tabir surya meliputi persen transmisi eritema (%Te), persen transmisi pi…
Tablet likuisolid candesartan cilexetil 8 mg dibuat sebanyak 3 formulasi dengan cara candesartan cilexetil didispersikan menggunakan pelarut non-volatil Tween 80 lalu ditambahkan bahan pembawa Neusilin yang dikombinasikan dengan HPMC. Serbuk likuisolid ditambahkan dengan bahan penghancur dan pelicin kemudian dikempa menjadi tablet. Hasil evaluasi tablet likuisolid…
Serbuk Bayam Merah dibuat dengan metode Foam-Mat Drying (FMD) menggunakan pelarut aquadest dengan rasio 1:1 (100 gr bayam : 100 ml aquadest), maltodekstrin 15% dan tween 80 6% yang dikeringkan pada suhu 55ºC selama 60 menit. Serbuk yang diperoleh diformulasikan pada sediaan Spray Gel dengan variasi FMD Bayam Merah 1% (FI), 3% (FII), dan 5% (FIII). Spray Gel diuji …
Serbuk daun seledri diekstraksi dengan metode maserasi selama 5 hari menggunakan pelarut etanol 96% hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak kental selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menggunakan pembanding vitamin C, penetapan kadar flavonoid total dengan pembanding apigenin dan penetapan kadar tanin menggunakan folin-ciocalteu…