Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) Total biaya yang dikelurkan dalam satu periode (2 bulan) yaitu Rp. 1.214.661.651, total penerimaan Rp. 1.496.440.000, dan pendapatan Rp. 281.778.349. (2) Sedangkan dilihat dari rata – rata BEP Unit peternakan sebesar 60.733 kg dan BEP Harga sebesar Rp. 16.234/kg. (3) Berdasarkan nilai R/C sebesar >1,23, berarti usaha tersebut layak diusahakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penerimaan usaha mencapai Rp 2.358.800.000 dengan total biaya produksi sebesar Rp 1.370.426.000, sehingga keuntungan yang diperoleh adalah Rp 988.374.000 per periode produksi. Analisis kelayakan usaha menggunakan nilai R/C yang diperoleh sebesar 1,5, yang menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dilaksanakan. Selain itu, titik impas (BEP) produksi di…
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan Sapi Eksotik sebanyak Rp. 7.513.621 dengan lama pemeliharaan 6-9 bulan, sedangkan Sapi Lokal rata-rata pendapatan sebesar Rp. 4.933.667 dengan lama pemeliharaan 9-12 bulan. Jumlah rata-rata pendapatan yang diperoleh dari keseluruhan peternak adalah Rp 12.447.288. Kedua jenis sapi dengan lama pemeliharaan yang berbeda masih layak untuk dijal…
Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya total usahatani buah naga Rp 11.282.630 /tahun rata-rata penerimaan usahatani buah naga sebesar Rp 36.000.000/tahun dan rata-rata total pendapatan sebesar Rp 24.717.640/tahun kelayakan usahatani berdasarkan nilai R/C sebesar 3,1 yang artinya usahatani buah naga layak untuk diusahakan karna lebih dari 1.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya total, penerimaan, pendapatan, BEP, dan nilai R/C pada usaha peternakan ayam broiler Pak H Dedy. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Memilih lokasi secara sengaja melalui pendekatan purposive metode pelaksanaanya adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukan biaya total yang dikeluarkan…
Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua jenis saluran pemasaran kelapa yaitu saluran pemasaran tingkat 1 dan 2 (produsenen → Pedagang Pengepul → Konsumen), (produsen)-(pengepul)-(pedangang)-(konsumen), dalam pola saluran pemasaran ini terdapat margin pemasaran yaitu 1000 untuk saluran pemasaran tinggakat 1 dan 2000 untuk saluran pemasaran tingkat 2. Dalam pola pemasaran tersebut juga…
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan, penerimaan, dan R/C yang dihasilkan dari usaha budidaya sayuran hidroponik dalam kurun waktu 1 masa tanam. Metode yang dilakukan dalam penelitian adalah metode penelitian dengan penentuan lokasi penelitian secara sengaja (purposive). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan sebesar Rp. 2.166.667, rata-rata pendapatan…
Berdasarkan pengolahan matriks IE menggambarkan posisi berada di kuadran I, posisi ini menggambarkan keadan GFF berada pada kondisi tumbuh dan kembangkan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan antara lain memanfaatkan dukungan pemerintah untuk menyediakan wifi dan spot foto guna menarik pengunjung, serta mengadakan pelatihan tour guide bagi masyarakat lokal.
Hasil penelitian dalam sekali produksi kerupuk kolang-kaling dengan total biaya Rp 168.337, penerimaan Rp 600.000, pendapatan Rp 431.663, dan keuntungan Rp 331.663. Produksi manisan kolang-kaling dengan total biaya Rp 510.791, penerimaan Rp 1.000.000, pendapatan Rp 489.209 dan keuntungan Rp 362.209. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kerupuk kolang-kaling Rp 280.832/kg dengan ras…
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Total biaya yang dikeluarkan dalam satu periode (2 bulan) yaitu Rp. 2.853.489, total penerimaan Rp. 3.000.000, dan pendapatan Rp. 146.511. (2) nilai R/C yakni 1,05. (3) Saluran pemasaran terdiri dari 3 pola saluran yang terdiri dari: saluran I: produsen – konsumen, saluran II: produsen – pengecer – konsumen, saluran III: produsen – pengepul –…