1). Sensitivitas penurunan produksi dan harga jual pada usahatani kelapa kopyor di KPPI Dukuhseti yaitu sebesar 74,90%, sedangkan untuk sensitivitas kenaikan biaya produksi sebesar 298,49% menghasilkan nilai IRR sebesar 34490%, dan Net B/C sebesar 1, yang artinya usaha tersebut mengalami impas (BEP)." />
Text
Analisis Kelayakan Dan Sensitivitas Usahatani Kelapa Kopyor Di Koperasi Produsen “Petani Indonesia” (Kppi) Dukuhseti Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati
Koperasi Produsen "Petani Indonesia" (KPPI) Dukuhseti, Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati merupakan satu-satunya koperasi produsen kelapa kopyor di Kabupaten Pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan sensitivitas usahatani kelapa kopyor. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan metode penentuan lokasi menggunakan purposive sampling yaitu di Koperasi Produsen "Petani Indonesia" (KPPI) Dukuhseti Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. Pengambilan sampel responden menggunakan metode sampling jenuh atau sensus yaitu semua anggota petani kelapa kopyor di KPPI Dukuhseti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usahatani kelapa kopyor dikatakan layak untuk dijalankan, yang menghasilkan NPV sebesar Rp 28.725.782, nilai IRR sebesar 154% besar dari suku bunga yang ditetapkan di daerah tersebut yaitu sebesar 18,5%, nilai Net B/C yang didapatkan sebesar 15,1021 (15,1021>1). Sensitivitas penurunan produksi dan harga jual pada usahatani kelapa kopyor di KPPI Dukuhseti yaitu sebesar 74,90%, sedangkan untuk sensitivitas kenaikan biaya produksi sebesar 298,49% menghasilkan nilai IRR sebesar 34490%, dan Net B/C sebesar 1, yang artinya usaha tersebut mengalami impas (BEP).
Tidak tersedia versi lain