Text
Analisis Kelayakan Usaha Slondok Di Desa Sumurarum Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha slondok. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Teknik penentuan sampel responden dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling. Penentuan jumlah sampel responden menggunakan rumus slovin mendapatkan sebanyak 56 orang pengrajin slondok. Metode analisis data yang digunakan adalah biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha. Metode analisis data untuk menganalisis kelayakan yaitu metode R/C Ratio, B/C Ratio, ROI dan BEP. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata biaya total produksi pengrajin slondok rasa dan tawar sebesar Rp.39.647.329/bulan dan Rp.26.981.158/bulan. Rata-rata penerimaan yang diperoleh pengrajin slondok rasa dan tawar sebesar Rp.54.900.000/bulan dan Rp.31.640.426/bulan. Rata-rata pendapatan yang diperoleh pengrajin slondok rasa dan tawar selama satu bulan sebesar Rp.15.225.671 dan Rp.4.997.675. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha. Usaha slondok yang dilakukan oleh pengrajin slondok rasa dan tawar layak di usahakan karena memiliki rata-rata nilai R/C sebesar 1,4 dan 1,2. Pengrajin slondok rasa dan tawar memiliki rata-rata nilai B/C sebesar 0,41 dan 0,18 yang menunjukkan bahwa B/C > 0 maka usaha slondok di Desa Sumurarum Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang dikategorikan layak diusahakan. Rata- rata ROI pengrajin slondok rasa dan tawar yaitu sebesar 41% dan 18%, yang berarti bahwa setiap modal Rp.100.000 maka keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.41.000 dan Rp.18.000. Rata-rata BEP Produksi yang diperoleh pengrajin slondok rasa dan tawar yaitu sebesar 2.029 kg/bulan dan 2.287 kg/bulan. Rata-rata BEP Harga pengrajin slondok rasa dan tawar yaitu sebesar Rp.14.408/kg dan Rp.10.016/kg. sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha slondok di Desa Sumurarum Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang layak untuk di usahakan.
Tidak tersedia versi lain