Text
Internalisasi Nilai- Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak Dan Dampaknya Terhadap Pengembangan Sikap Empati Dan Kepedulian Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Di Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang
Fenomena menurunnya sikap empati dan kepedulian sosial di kalangan peserta
didik menjadi tantangan serius di era modern. Pendidikan Agama Islam (PAI),
khususnya melalui mata pelajaran Aqidah Akhlak, memiliki potensi besar dalam
membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, memiliki kepekaan sosial, dan
empati terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan
proses internalisasi nilai-nilai PAI dalam pembelajaran Aqidah Akhlak di
Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Warungpring; 2) mengidentifikasi faktor
pendukung dan penghambatnya; serta 3) mengkaji dampaknya terhadap sikap
empati dan kepedulian sosial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus, mengambil lokasi di MI Tarbiyatul
Muta’allimin Al Falah dan MI Futukhiyah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai dilakukan secara bertahap
melalui transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai. Proses ini diperkuat
melalui keteladanan guru, pembiasaan sikap positif, dan integrasi nilai dalam
kegiatan sosial siswa. Faktor pendukung meliputi peran aktif guru, kurikulum PAI
yang integratif, dan dukungan keluarga, sementara hambatannya antara lain
pengaruh negatif media sosial dan ketidaksesuaian nilai antara lingkungan sekolah
dan rumah. Dampaknya, siswa menunjukkan peningkatan empati, komunikasi
yang santun, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial yang mencerminkan
kematangan spiritual dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Tidak tersedia versi lain