Text
Pengaruh Work Life Balance Dan Kepuasan Kerja Sebagai Moderasi Terhadap Dampak Stres Kerja Pada Turnover Intention (Studi Kasus Pada Pekerja Generasi Z di Kota Semarang)
Generasi Z yang kini memasuki dunia kerja menunjukkan kecenderungan
untuk berpindah pekerjaan (turnover intention) lebih tinggi dibandingkan generasi
sebelumnya. Hasil riset menunjukkan bahwa 61% orang Gen Z mengambil
keputusan untuk pindah kerja pada waktu yang sama, waktu yang tidak lebih dari
dua tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh stres kerja terhadap
turnover intention dengan mempertimbangkan peran work life balance dan
kepuasan kerja sebagai variabel moderasi pada pekerja Generasi Z di Kota
Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan
data melalui kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 99 responden yang dipilih dengan
teknik non-probability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan
SEM-PLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres kerja memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap turnover intention. W ork life balance terbukti memoderasi
hubungan tersebut secara negatif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa
semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, maka pengaruh
stres kerja terhadap keinginan untuk keluar dari pekerjaan menjadi lebih lemah.
Sementara itu, kepuasan kerja justru memperkuat hubungan antara stres kerja dan
turnover intention secara signifikan, yang berarti bahwa semakin tinggi kepuasan
kerja, maka pengaruh stres kerja terhadap keinginan berpindah kerja juga semakin
besar .
Tidak tersedia versi lain