Text
Optimasi Nanoemulsi Celecoxib Menggunakan Central Composite Design dengan Variasi Tween 80-Propilenglikol sebagai Surfaktan dan Kosurfaktan
Celecoxib (CLX) sebagai NSAID selektif tetap memiliki risiko iritatif
terhadap saluran cerna. Resiko tersebut dapat diminimalisir melalui formulasi
celecoxib secara topikal dalam bentuk nanoemulsi. Kombinasi Tween 80
propilenglikol sebagai surfaktan-kosurfaktan dapat meningkatkan penetrasi obat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula optimum dari hasil optimasi
nanoemulsi celecoxib menggunakan central composite design dengan variasi
Tween 80-propilenglikol sebagai surfaktan dan kosurfaktan.
Penelitian ini dilakukan dengan metode optimasi melalui central composite
design pada software expert ver 13. Proses optimasi pada penelitian menggunakan
2 faktor, yaitu Tween 80 dan propilenglikol berdasarkan nilai respon berupa
transmitan, pH, ukuran partikel, dan polydispersity index (PDI). Formula optimum
diuji karakteristik sediaan, meliputi: organoleptis, viskositas, homogenitas, dan
bobot jenis. Data dianalisis berdasarkan nilai signifikansi model dan lack of fit.
Formula optimal ditetapkan berdasarkan nilai desirability yang mendekati 1.
Hasil optimasi nanoemulsi celecoxib diperoleh formula optimum dengan
nilai desirability 0,996. Formula ini terdiri atas 29,8% Tween 80 sebagai surfaktan
dan 18,6% propilenglikol sebegai kosurfaktan. Formula optimum menghasilkan
nanoemulsi dengan transmitan 98,76±1,04%; pH 4,70±0,01; ukuran partikel
11,533±0,314 nm; dan PDI 0,192±0,054. Nanoemulsi clx optimum memiliki profil
jernih, berbau khas Tween 80 lemah, tidak terjadi pemisahan fase, homogen,
viskositas 48,86 Cp, dan bobot jenis 1,048236287 gr/ml. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa celecoxib dengan surfaktan-kosurfaktan berupa Tween 80
propilenglikol dapat dikembangkan sebagai produk topikal.
Tidak tersedia versi lain