Text
Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi Microwave Assisted Extraction (MAE) Ekstrak Etanol Daun Dewandaru (Eugenia uniflora L.) terhadap Aktivitas Antioksidan secara In Vitro
Daun Dewandaru (Eugenia uniflora L.) mengandung flavonoid yang
memiliki potensi sebagai antioksidan. Senyawa antioksidan bermanfaat untuk
menetralisir radikal bebas yang memicu berbagai penyakit degeneratif dan penuaan
dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu ekstraksi
dengan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) terhadap aktivitas
antioksidan ekstrak etanol daun Dewandaru (Eugenia uniflora L.) secara in vitro.
Penelitian dilakukan dengan variasi suhu 40°C, 60°C, dan 80°C serta waktu
10, 20, dan 30 menit menggunakan 13 perlakuan rancangan Design Expert 13.0.
Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya kandungan flavonoid, fenol, dan
saponin pada ekstrak. Nilai IC₅₀ digunakan sebagai parameter untuk mengukur
aktivitas antioksidan, di mana nilai IC₅₀ terendah menunjukkan aktivitas tertinggi.
Berdasarkan hasil analisis, suhu dan waktu ekstraksi berpengaruh signifikan
terhadap rendemen dan aktivitas antioksidan.
Kombinasi suhu 60°C dan waktu 30 menit menghasilkan aktivitas
antioksidan terbaik dengan nilai IC₅₀ sebesar 67,38 ppm yang tergolong antioksidan
kuat. Optimasi suhu 63°C dan waktu 30 menit akan menghasilkan rendemen
ekstrak sebesar 24,794% dan nilai IC₅₀ sebesar 70,325 ppm Penelitian ini
menunjukkan bahwa metode MAE efektif dalam mengekstrak senyawa bioaktif
dari daun Dewandaru dan dapat digunakan sebagai alternatif dalam produksi
antioksidan alami
Tidak tersedia versi lain