Text
Uji Iritasi dan Hedonik Nanoemulsi Celecoxib dengan Variasi Jenis Kosurfaktan
Penggunaan surfaktan dan kosurfaktan tinggi dapat menimbulkan iritasi pada
kulit dan penggunaan kosurfaktan konsentrasi tinggi dapat menimbulkan efek sticky
yang kurang diminati. Perlu dilakukan uji iritasi dan hedonik pada produk sebelum
diedarkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi iritasi yang
ditimbulkan dari nanoemulsi celecoxib (NECLX) dengan variasi jenis kosurfaktan.
Nanoemulsi yang dibuat dengan kandungan celecoxib sebanyak 2% dengan
variasi jenis kosurfaktan berupa PEG 400 (F1), etanol 96% (F2) dan propilenglikol
(F3) dengan masing-masing konsentrasi 30%, 35% dan 40%. Pengujian yang
dilakukan berupa pengamatan eritema dan edema pada kelinci selama 72 jam
setelah perlakuan. Formula diuji hedonik dengan jumlah panelis sebanyak 20. Hasil
data uji iritasi dianalisis berdasarkan skor derajat iritasi dan data uji hedonik
dianalisis secara statistik dengan metode univariate.
Hasil uji iritasi NECLX pada 9 ekor kelinci memperoleh nilai indeks iritasi
primer pada (F1) 0; (F2) 0; (F3) 0; (F4) 0; (F5) 0,01±0,6; (F6) 0,01±0,6; (F7) 0;
(F8) 0; (F9) 0,02±0,6; (kontrol PEG) 0; (kontrol etanol) 0,01±0,6; dan (kontrol PG)
0. Sehingga NECLX dengan jenis kosurfaktan etanol 35% dan 40% serta PG 40%
mengiritasi sangat ringan. NECLX yang paling disukai panelis F4 (etanol 30%).
Tidak tersedia versi lain