Text
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Membentuk Sikap Toleransi Di SMP Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di dua sekolah yaitu SMPN 13 dan SMP IT Insan Cendekia Kota Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya internalisasi nilai -nilai moderasi beragama dalam membentuk sikap toleransi siswa di SMP Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. Internalisasi tersebut dipandang sebagai strategi utama dalam menghadapi keberagaman agama, suku, dan budaya siswa. Temuan lapangan menunjukkan bahwa warga sekolah telah menyadari pentingnya hidup harmonis dan saling menghargai. Proses internalisasi diterapkan secara sistematis melalui pembelajaran, keteladanan, penguatan budaya sekolah, dan keterlibatan aktif siswa. Tiga tahap internalisasi nilai yakni transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi. Nilai terimplementasi dalam kegiatan intrakurikuler dan budaya sekolah. Implikasi dari internalisasi ini tercermin dalam sikap siswa yang terbuka, inklusif, serta aktif dalam kegiatan lintas budaya dan agama. Selain memperkuat karakter toleran, nilai-nilai ini juga berdampak pada peningkatan prestasi akademik dan kesejahteraan psikososial siswa.
Tidak tersedia versi lain