Text
Optimasi Nanoemulsi Celecoxib Menggunakan Central Composite Design dengan Variasi Tween 80-PEG 400 sebagai Surfaktan dan Kosurfaktan
Celecoxib memiliki kelarutan yang rendah sehingga bioavabilitasnya hanya sebesar 22-40% pada sediaan oral. Formulasi dalam bentuk nanoemulsi menggunakan surfaktan tween 80 dan kosurfaktan PEG 400 mampu meningkatkan penghantaran zat aktif ke dalam kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula optimum nanoemulsi CXB menggunakan central composite design dengan variasi tween 80 dan PEG 400 sebagai surfaktan dan kosurfaktan. Proses optimasi dilakukan menggunakan central composite design menggunakan 2 faktor yaitu tween 80-PEG 400 dengan level tween 80 sebesar 20 45% PEG 400 sebesar 10-30% dan minyak biji pala sebesar 5% sebagai faktor tetap. Proses pembuatan menggunakan magnetic stirrer 1200 rpm. Respon yang dinilai adalah pH, persentase transmitan, ukuran partikel, dan polydispersity index untuk dianalisis nilai signifikansi dan lack of fit. Formula optimum ditetapkan berdasarkan nilai desirability mendekati 1. Formula optimum dilanjutkan uji organoleptis, homogenitas, bobot jenis, viskositas, transmitan, ukuran partikel, pH, dan polydispersity index. Hasil optimasi formula nanoemulsi celecoxib yaitu tween 80 sebesar 45% dan PEG 400 sebesar 28.168%. Karakteristik formula optimal nanoemulsi celecoxib yang diperoleh yaitu jernih, cair sedikit kental, bau khas minyak pala, homogen, bobot jenis 1.09 ± 0.001 gr/ml, viskositas 111.07 ± 1.36 cPa.s, % transmitan 98.90 ± 0.35%, ph 6.61 ± 0.01, ukuran partikel 12.37 ± 0.02 nm, polydispersity index 0.23 ± 0.02. Formula optimal nanoemulsi dapat dikembangkan sebagai produk anti inflamasi topikal.
Tidak tersedia versi lain