Text
Autentikasi Kandungan Kunyit (Curcuma longa L.) pada Sediaan Jamu Herbal menggunakan FTIR secara Kemometrik
Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan sampel serbuk jamu kunyit di 5 tempat yang berbeda di kota Semarang, kemudian dianalisis menggunakan metode FTIR pada rentang 4000-650 cm-1 untuk mendapatkan data spektrum IR. Data spektrum dianalisis menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan cluster analysis (CA) dengan software minitab 22. Hasil FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas kurkumin seperti O-H fenolik, C-H, C=C, C-O-C dan juga C-O; pada kelima sampel jamu. Analisis PCA dan CA menghasilkan 2 kelompok berdasarkan nilai spektra yang didapat. Kelompok 1 terdiri dari sampel SA, SC, SD, SE; sedangkan kelompok 2 yaitu sampel SB. Sampel SB berdasarkan hasil kemungkinan terdapat pengotor atau campuran bahan lainnya sehingga kemiripannya sangat kecil. Metode FTIR dan kemometrik terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengautentikasi kandungan kunyit dalam sediaan jamu herbal secara cepat dan akurat.
Tidak tersedia versi lain