Text
FORMULASI DAN PENETAPAN POTENSI TABIR SURYA EMULGEL MINYAK ALPUKAT DENGAN VARIASI CMC Na SEBAGAI BASIS
Minyak alpukat mengandung asam oleat, asam palmitat, dan asam linoleat
yang dapat membantu menjaga kulit dari radiasi sinar UV. Minyak alpukat bersifat
hidrofobik atau tidak larut dalam air sehingga diformulasikan dalam bentuk sediaan
emulgel dengan CMC Na sebagai basis. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui karakteristik fisik dan potensi tabir surya EMA dengan variasi
konsentrasi CMC Na.
Emulgel dibuat dengan kandungan minyak alpukat 5% dengan variasi CMC
Na 0,5% (F1), 1% (F2), dan 1,5% (F3). Evaluasi fisik sediaan meliputi organoleptis,
homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Penentuan potensi tabir
surya EMA menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Pengujian potensi
tabir surya EMA antara lain nilai transmisi eritema (%Te), transmisi pigmentasi
(%Tp) dan Sun Protecting Factor (SPF). Analisis data kualitatif dilakukan secara
deskriptif, sedangkan pada data kuantitatif menggunakan One Way Anova.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa EMA dengan variasi CMC Na pada
semua formula menghasilkan sediaan yang berwarna putih tulang, bau khas minyak
alpukat, tekstur kental, dan homogen. Nilai pH ketiga formula berkisar antara 6,40
± 0,10 - 6,23 ± 0,06, ketiga formula menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna
0,066 (p>0,05). Variasi konsentrasi CMC Na mempengaruhi nilai viskositas, daya
sebar, dan daya lekat EMA. Formula optimum diperoleh pada F3 dengan
konsentrasi CMC Na 1,5% karena memenuhi karakteristik fisik yang baik. Sediaan
yang berpotensi sebagai tabir surya pada F3 (1,5%) karena memiliki nilai SPF
paling tinggi yaitu 25,95 ± 0,79 yang termasuk kategori proteksi ultra, serta
memiliki nilai %Te sebesar 8,29 ± 0,09 termasuk kategori suntan dan nilai %Tp
sebesar 25,38 ± 0,19 termasuk kategori sunblock.
Kata kunci: Emulgel, CMC Na, Minyak Alpukat, Tabir Surya
Tidak tersedia versi lain