Minyak alpukat mengandung asam oleat, asam palmitat, dan asam linoleat yang dapat membantu menjaga kulit dari radiasi sinar UV. Minyak alpukat bersifat hidrofobik atau tidak larut dalam air sehingga diformulasikan dalam bentuk sediaan emulgel dengan CMC Na sebagai basis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik dan potensi tabir surya EMA dengan …
Minyak biji pala mengandung miristisin yang tidak stabil terhadap paparan cahaya saat penyimpanan, sehingga dibutuhkan jenis kemasan yang tepat untuk mengatasi ketidakstabilan tersebut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui fotostabilitas fisik dan antioksidan mikroemulsi minyak biji pala (MMBP) dengan variasi kemasan plastik dan gelas. MMBP dibuat d…
Minyak sea buckthorn (SB) mampu menyerap sinar UV sehingga dapat digunakan sebagai tabir surya. Tween 80 dan span 80 mampu menurunkan tegangan permukaan sehingga diperoleh krim yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan tabir surya KMSB dengan variasi tween 80 dan span 80 sebagai emulgator. KMSB dibuat dengan konsentrasi 7% minyak se…
Minyak Sea Buckthorn (MSB) mengandung asam lemak tak jenuh yang berfungsi sebagai tabir surya. Sediaan spray lotion (SL) mampu memberikan efikasi yang lebih baik dengan basis setil alkohol. Tujuan penelitian ini untuk menentukan formula dan stabilitas SLMSB dengan variasi setil alkohol.
Minyak biji pala merupakan minyak atsiri yang memiliki sifat mudah menguap dan kurang stabil dalam penyimpanan sehingga diformulasikan dalam bentuk emulgel dengan HPMC sebagai basis. HPMC dapat meningkatkan stabilitas emulgel yang memiliki sistem pelepasan ganda terdiri dari emulsi dan gel.Penelitian ini bertujuan untuk menguji stabilitas fisik dan nilai SPF emulgel minyak biji pala (MBP) denga…