Text
Kemampuan Adsorpsi Pektin Kulit Buah Kawista (Limonia acidissima L.) terhadap Ion Logam Pb 2+ dan Aplikasinya pada Limbah Laboratorium Farmasi “X”
Logam berat merupakan salah satu kandungan dari limbah cair laboratorium
farmasi. Logam timbal dapat menyebabkan keracunan melalui pernafasan. Tujuan
dari penelitian ini adalah menentukan kondisi optimum pektin kulit buah kawista
dalam menyerap ion Pb
2+
terhadap parameter variasi berat dan lama waktu kontak
serta mengetahui persentase penurunan kadar ion Pb
2+
pada limbah cair
laboratorium farmasi.
Metode isolasi pektin dilakukan dengan menggunakan metode konvensional
dan karakteristik pektin dengan melakukan identifikasi FTIR, uji kadar air, kadar
abu, berat ekivalen, kadar metoksil, kadar galakturonat, dan derajat esterifikasi. Uji
kemampuan adsorpsi logam berat dengan 2 variasi yaitu berat 100, 300, 500 mg
dan lama waktu kontak 30, 60, 90 menit. Metode analisis menggunakan alat
spektrofotometri serapan atom.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat optimum terjadi pada 500 mg
dengan penurunan ion Pb
2+
sebesar 85.90 % dan lama waktu kontak 90 menit
sebesar 89,15%. Hasil pengaplikasian limbah laboratorium farmasi didapatkan
persentase penurunan ion Pb
2+
sebesar 90,60%. Uji anova dan uji kruskall wallis
menunjukan ada perbedaan kemampuan penurunan kadar ion logam pada variasi
berat dan lama waktu kontak menggunakan pektin kulit kawista terhadap limbah
laboratorium farmasi. Kemudian diuji post hoct yang menghasilkan ada perbedaan
yang signifikan dalam variasi berat dan lama waktu kontak dilihat dari nilai
signifikasi < 0,05.
Kata kunci : adsorben, pektin kulit buah kawista, Pb
2+
, limbah industri farmasi
Tidak tersedia versi lain