Text
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pai Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Siswa Kelas Iii Sd Negeri Salakrojo Kedungwuni Pekalongan
Kata Kunci: Hasil belajar PAI, Pembelajaran Kooperatif , metodeNHT
(numbered head together).
Penggunaan metodepembelajaranmasih konvensional, membuat siswa
merasa bosan menggunakan metode tersebut. Pembelajaran Kooperatif NHT
(numbered head together) ini merupakan suatu dalam metode pembelajran akitive
learning yang berfungsi untuk meningkatakan keaktifan siswa, menghidupkan
suasana belajar, dan meningkatakan kemampua bertanggung jawab peserta didik.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan metode
pembelajaran NHT (numbered head together) pada pembelajaran PAI materi
beriman Kepada Kitab-Kitab Allah di kelas III SD Negeri Salakbrojo Kedungwuni
Pekalongan, (2) untuk mengetahuidan menganalisis seberapa besar peningkatan
hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan metode
pembelajaran NHT (numbered head together) dikelas III SD Negeri Salakbrojo
Kedungwuni Pekalongan.
Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). yang
menggunkan metode bagan secara umum yang diadaptasi dari model Suharsimi
Arikunto. Pada penelitian ini dilakukan tiga tahaban yang terdiri dari pra siklus,
siklus I, dan siklus II. Dan disetiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan,
pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,
tes, observasi, dan dokumentasai. Sedangkan teknik analilis data menggunkan
teknik kualitatif dan teknik kuantitatif
Hasil penelitian pada siswa kelas III SD Negeri Salakbrojo Kedungwuni
Pekalongan hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar setiap
siklusnya. Pada pra siklus siswa yang memenuhi standar kriteria ketuntasan
mainimal secara individual hanya 6 siswa (35,29%) dan yang belum tuntas 11 siswa
(64,71%). Pada siklus I siswa yang tuntas dari ketuntasan kriteria minimum(KKM
)yang di tentukan sebanyak 11 siswa (64,71%) dan yang belum tuntas 6 siswa
(35,29%) pada silus II siswa yang memenuhi kriteria minimum (KKM) sebanyak
15 siswa (88,24%) dan yang belum tuntas 2 siswa (11,76%).
Tidak tersedia versi lain