Text
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Pasta Gigi Ekstrak Etanol Daun Suji (Pleomele Angustifolia) Terhadap Streptococcus Mutans
Karies gigi dapat disebabkan oleh adanya plak. Bakteri utama penyebab plak gigi yaitu Streptococcus mutans. Ekstrak etanol daun suji (Pleomele angustifolia) (EEDS) memiliki kandungan flavonoid, saponin dan minyak atsiri yang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisika kimia dan aktivitas antibakteri EEDS dalam sediaan pasta gigi terhadap Streptococcus mutans.
Ekstrak dibuat secara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, Pasta gigi dibuat 3 formulasi dengan variasi konsentrasi ekstrak FI (40%), FII (45%), FIII (50%). Kontrol negatif adalah basis pasta gigi sedangkan kontrol positif menggunakan pasta gigi herbal yang ada di pasaran. Ketiga formula diuji karakteristik fisika kimianya (organoleptis, homogenitas, viskositas, daya busa, daya sebar, dan pH) serta aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi Hasil uji organoleptis, homogenitas, daya busa dan pH dianalisis secara deskriptif. sedangkan hasil uji viskositas dan daya sebar dianalisis menggunakan regresi linier Hasil uji aktivitas antibakteri berupa nilai Diameter Daya Hambat (DDH) dianalisis menggunakan uji Kruskall wallis dilanjutkan Mann-withney
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula memiliki rasa agak pahit serta aroma segar khas suji dan mint, bertekstur lembut, berwarna coklat tua, homogen, berbusa, memiliki pH sesuai dengan pH mulut. Peningkatan konsentrasi EEDS dalam sediaan pasta gigi berpengaruh terhadap viskositas tetapi tidak berpengaruh terhadap daya sebar Formula III menghasilkan nilai DDH lebih besar dibandingkan kontrol positif dan hal ini berbeda bermakna secara statistika (p
Tidak tersedia versi lain