Text
Pelaksanaan Pendidikan Karakter Cinta Sesama Dan Peduli Sosial Di Ma Ma'arif Nu Ii Sirampog Brebes T.Α. 2019/2020
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal diantaranya berbagai media informasi hingga saat ini kerap memberitakan perilaku a moral dalam dunia pendidikan sekolah. Perilaku tawuran antar pelajar, siswa melakukan bullying hingga berujung kepada tindak kekerasan, perilaku asusila yang dilakukan guru terhadap siswahingga penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar menjadi perhatian serius yang mendasari penelitian iniSelain itu, pelajar saat ini terbilang kurang memiliki sikap santun terhadap orang lain, bahkan mayoritas pelajar di perkotaan sudah terkontaminasi dengan virus modernisasi
Sehingga rasa cinta terhadap sesama serta kepedulian sosial terhadap orang lain luntur digantikan dengan sikap egoismefanatisme, individualisme hingga merasa tidak membutuhkan peran dan bantuan orang lain dalam menjalani kehidupannya. Oleh karena itu menumbuhkembangkan pendidikan karakter cinta terhadap sesama dan peduli sosial menjadi sebuah keniscayaan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, waancara dan dokumentasi. Adapun responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa:
Pertama, pendidikan karakter di MA Ma'arif NU II Sirampog Brebes T.Α. 2019-2020 dilaksanakan secara terintegrasi dalam mata pelajaran PAI dan PKNPelaksanaan pendidikan karakter terintegrasi ini dipersiapkan oleh gurt melalui beberapa tahap yakni dimulai dari tahap perencanaan hingga evaluasiPada tahap perencanaan, guru menyusun silabus dan RPP yang di dalamnya memuat berbagai rumusan karakter secara terstandarProses perumusan ini dilakukan oleh tim guru PAI dan PKN. Adapun dalam pelaksanaannya, guru menetapkan nilai karakter yang akan diintegrasikan sebagai materi inti, memilih strategi pembelajaran aktif seperti inquiry, Contextual Teaching and Learning (CTL)serta learning community Sedangkan untuk penilaian, guru menggunakan authentic assessment yang mengkolaborasikan antara aspek moral knowing, moral feeling dan moral action. Selain terintegrasi dalam mata pelajaran PAI dan PKN, pendidikan karakter cinta sesama dan peduli sosial juga dilakukan melalui penguatan budaya sekolah dalam berbagai bentuk seperti: sekolah memfasilitasi kegiatan yang bersifat sosial dan melakukan aksi sosialsekolah menyediakan fasilitas untuk menyumbang. mengembangkan sikap empati, saling berbagi makanan, kerja bakti, santunan dan sebagainya. Adapun media yang dipilih dalam pembelajaran ini menggunakan media sosial dengan memanfaatkan fitur group dalam facebook, watshapp. instagram dan telegram. Melalui berbagai langkah tersebut, pelaksanaan pendidikan karakter cinta sesama dan peduli sosial sudah berjalan secara terarah. terkontrol sehingga prestasi karakter peserta didik selalu mengalami peningkatan.
Tidak tersedia versi lain