e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Nilai Tambah Udang Rebon (Mysis Relicta) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Terasi Di Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
Penanda Bagikan

Text

Analisis Nilai Tambah Udang Rebon (Mysis Relicta) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Terasi Di Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Hasan Anwar - Mahasiswa; Dewi Hastuti, S.Pt., M.P - Pembimbing I; Dr. Hilmi Arija Fachriyan, S.Pi., M.Si - Pembimbing II;

Udang rebon merupakan hasil tangkapan laut oleh nelayan yang cukup melimpah di Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Sifat udang rebon yang mudah rusak dan nilai jual yang rendah, maka dibutuhkan pengolahan udang rebon untuk meningkatkan daya tahan produk dan nilai jual yang lebih tinggi, yaitu dengan mengolah udang rebon menjadi terasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui total biaya, total penerimaan, dan tingkat pendapatan, serta nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan udang rebon menjadi terasi. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif. pengambilan sampel daerah menggunakan teknik purposive sampling. pengambilan sampel responden menggunakan metode sensus. Responden sebanyak 2 orang pelaku usaha, yang menggunakan cara tradisional dan cara modern. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, pencatatan, observasi, kuisioner, dan kajian pustaka. Metode analisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan dan nilai tambah. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan menunjukkan usaha dengan cara tradisional jumlah produksi yang dihasilkan sebanyak 320 kg/bulan dengan bahan baku sebanyak 800 kg, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 5.387.539/bulan, penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. 5.760.000/bulan, pendapatan sebesar Rp. 372.461/bulan, dan nilai tambah sebesar Rp. 2.002/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 27,81%. Sedangkan usaha dengan cara modern jumlah produksi jumlah produksi yang dihasilkan sebanyak 8.400 kg/bulan dengan bahan baku sebanyak 24.000 kg. biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 129.567.778/bulan, penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. 168.000.000/bulan, pendapatan sebesar Rp. 38.432.222/bulan, dan nilai tambah sebesar Rp. 2.360/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 33,71%. Keduanya sama-sama memiliki rasio nilai tambah pada kategori sedang (15%-40%).


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 400
S01450S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
400
Penerbit
: ., 2019
Deskripsi Fisik
89 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
400
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Pertanian
Prodi Agribisnis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Analisis Nilai Tambah Udang Rebon (Mysis Relicta) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Terasi Di Desa Kedungmutih Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?