e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Kelayakan Agroindustri Gula Merah Tebu Di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang
Penanda Bagikan

Text

Analisis Kelayakan Agroindustri Gula Merah Tebu Di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang

Agus Dwi Sutrimo - Mahasiswa; Dewi Hastuti, S.Pt., M.P - Pembimbing I; Shofia Nur Awami, S.P., M.Sc. - Pembimbing II;

Pengolahan gula merah tebu merupakan salah satu alternatif pengembangan agroindustri tebu, selain menjadi gula putih atau gula kristal. Agroindustri gula merah telah berkembang sejak tahun 90-an di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dalam satu minggu produksi gula merah serta kelayakan usaha dilihat dari nilai BEP dan nilai R/C. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Sedangkan metode penentuan lokasi menggunakan purposive sampling, yaitu dengan pertimbangan lahan budidaya tebu paling luas serta jumlah pengrajin terbanyak kedua di Kabupaten Rembang Metode pengambilan sampel responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 49 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Jumlah produksi dalam satu periode atau satu minggu sebesar 5.604 kg gula dari tebu sebanyak 56.041 kg dengan tingkat rendemen 10%. Rata-rata total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 30.537.817,-, rata-rata penerimaan sebesar Rp 37.087.272,-, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp 6.549.455,- per satu minggu produksi. BEP jumlah produksi dapat tercapai ketika produksi dalam satu minggu sebesar 4.614 kg dengan harga jual Rp 6.618,- per kg, sedangkan BEP harga dapat tercapai ketika harga jual sebesar Rp 5.449,- per kg dengan produksi sebesar 5.604 kg per minggu produksi. Nilai R/C pada pengolahan gula merah tebu dalam satu minggu produksi sebesar 1,2 yang berarti dalam setiap Rp 100 biaya yang dikeluarkan, maka diperoleh penerimaan sebesar Rp 120. Berdasarkan nilai analisis BEP dan R/C yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengolahan gula merah tebu di Kecamatan Sulang layak untuk dikembangkan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 400
S01246S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
400
Penerbit
: ., 2019
Deskripsi Fisik
102 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
400
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Pertanian
Prodi Agribisnis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Analisis Kelayakan Agroindustri Gula Merah Tebu Di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?