Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat pucuk daun mangga arum manis memiliki aktivitas terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Multi Drug Resistant Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi 10-50% dengan nilai DDH berkisar 8,5-12,2 mm untuk bakteri Pseudomonas aeruginosa dan nilai DDH berkisar 7,29-11,43 mm untuk bakteri Multi Drug Resistant Pseudomonas aeruginosa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat pucuk daun mangga arum manis mampu menghambat pertumbuhan S.aureus pada konsentrasi 10%-50% yang menghasilkan DDH berkisar antara 8,74 - 11,83 mm sedangkan pada MRSA dengan konsentrasi yang sama menghasilkan DDH berkisar antara 7,67-10,9 mm.
Hasil uji menunjukkan terdapat aktivitas antibakteri pada ekstrak metanol pucuk daun mangga arum manis terhadap bakteri Staphylococcus aureus memiliki nilai DDH sebesar 13,3-16,53 mm dan Methicilin Resistant Staphylococcus aureus memiliki nilai DDH sebesar 11,4-14,33 mm.
Adanya aktivitas antibakteri pada ekstrak metanol pucuk daun mangga arum manis terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa memiliki nilai rata-rata DDH sebesar 12,3 mm, 13,5 mm, 14,4 mm, dan 15,4 mm. Sedangkan pada bakteri Multi Drug Resisten Pseudomonas aeruginosa rata-rata nilai DDH yang didapat sebesar 9,4 mm, 10,5 mm, 11,5 mm dan 12,5 mm.
Hasil uji menunjukkan adanya aktivitas antibakteri pada ekstrak metanol 70% pucuk daun mangga arum manis terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan hasil nilai Diameter Daerah Hambat (DDH) sebesar 9,51 mm-14,65 mm, sedangkan terhadap MDR Pseudomonas aeruginosa nilai DDH sebesar 8,47 mm-13,55 mm. Hasil uji ekstrak etanol 70% pucuk daun mangga arum manis terhadap Pseudomona…
Hasil uji menunjukkan ada aktivitas antibakteri pada ekstrak etanol 70% pucuk daun mangga arum manis terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus ditandai dengan adanya zona hambat pada semua konsentrasi dengan nilai DDH sebesar 10,40 - 15,4 dan 8,30 – 13,70.Hasil uji menunjukkan ada aktivitas antibakteri pada ekstrak metanol 7…