Hasil uji bakteriosin dari P. pentosaceus menunjukkan adanya perbedaan dalam zona hambat yang terbentuk. Pada bakteri E. coli, rata-rata zona hambat yang dihasilkan adalah P24 (9,2 mm), P48 (32,18 mm), dan Kloramfenikol (35,32 mm). Sementara itu, pada bakteri V. cholerae., rata-rata zona hambat yang terbentuk adalah P24 (10,78 mm), P48 (30,7 mm), dan Ciprofloksasin (15,44mm)