Text
Analisis Usahatani Kedelai (Glycine max L.) Varietas Grobogan Di Desa Kaliyoso Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal
Kedelai merupakan tanaman pangan yang penting sebagai sumber protein nabati. Permintaan masyarakat terhadap kedelai terus meningkat namun luasan pertanaman kedelai menurun karena petani lebih memilih mengusahakan komoditas lain yang lebih menguntungkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui biaya total, penerimaan, pendapatan, BEP dan nilai R/C pada usahatani kedelai varietas grobogan di Desa Kaliyoso. Metode dasar penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Metode penentuan jumlah sampel menggunakan persentase berdasarkan tabel Yount dan proportionate sample untuk menentukan proporsinya. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Responden pada penelitian ini merupakan petani kedelai yang tergabung dalam kelompok tani dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Metode pengambilan data menggunakan teknik wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yakni analisis biaya, analisis break- even point dan analisis kelayakan usaha. Hasil analisis yang didapatkan yakni biaya total yang dikeluarkan petani selama satu periode (3 Bulan) untuk luas lahan rata- rata seluas 4.417 m2 yakni sebesar Rp3.476.219/MT serta penerimaan sebesar Rp8.729.112/MT dengan total produksi sebesar 669 kg dan harga jual sebesar Rp13.048/kg sehingga memperoleh pendapatan sebesar Rp5.252.893/MT. BEP produksi sebesar 266,418 kg sementara BEP harga sebesar Rp5.196/kg. Nilai R/C pada usahatani kedelai sebesar 2,51 yang menandakan bahwa usahatani kedelai varietas grobogan di Desa Kaliyoso layak untuk diusahakan.
Tidak tersedia versi lain