Text
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Sawah Varietas Inpari 32 Kelompok Tani Mardi Lestari Desa Bungo Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
INPARI 32 (Inbrida Padi Sawah Irigasi 32) merupakan padi Inbrida yang ditanam di lahan sawah berasal dari turunan varietas Ciherang. Desa Bungo merupakan salah satu desa yang menghasilkan padi terbanyak di Kecamatan Wedung. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan usahatani berdasarkan nilai R/C rasio dan BEP dari usahatani ini. Dalam penentuan sampel responden menggunakan metode probability random sampling (acak) dengan pengambilan sampel sebanyak 30 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan lahan hak milik sebanyak Rp.10.236.000,- lahan sewa sebanyak Rp. 17.655.000,- dan lahan bagi hasil sebanyak Rp. 9.961.000,-. Penerimaan lahan hak milik sebanyak Rp. 27.037.800,- lahan sewa sebanyak Rp. 25.201.800,- dan lahan bagi hasil Rp. 12.781.800,-. Pendapatan lahan hak milik sebanyak Rp. 16.801.800,- lahan sewa sebanyak Rp.7.546.800,- dan lahan yang bagi hasil memperoleh pendapatan sebanyak Rp. 2.820.800,-. BEP unit 1.895,5 kg untuk lahan hak milik, 3.269,4 kg untuk lahan sewa dan 1.844,6 kg. BEP harga Rp. 2.044,3 untuk lahan milik sendiri, Rp. 3.782,9 untuk lahan sewa dan Rp. 2.104,1 untuk lahan bagi hasil. Nilai R/C rasio lahan hak milik 2,64, lahan sewa 1,43 dan lahan bagi hasil 1,28 menunjukkan bahwa usahatani padi sawah varietas inpari 32 Kelompok Tani Mardi Lestari Desa Bungo Kecamatan Wedung Kabupaten Demak layak untuk diusahakan.
Tidak tersedia versi lain