e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Ketahanan Pangan Santri Di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy Kota Semarang
Penanda Bagikan

Text

Analisis Ketahanan Pangan Santri Di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy Kota Semarang

Ira Septiana Zahrotunnisa - Mahasiswa; Dr. Ir. Sri Marwanti, M.S - Pembimbing I; Shofia Nur Awami, SP., M.Sc - Pembimbing II;

Ketahanan pangan merupakan hal yang sangat penting dan strategis karena pangan adalah kebutuhan dasar manusia. Ketahanan pangan santri dengan melihat tingkat konsumsi energi dan protein serta pangsa pengeluaran berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsumsi energi dan protein, pangsa pengeluaran pangan, dan tingkat ketahanan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba‟alawy Kota Semarang. Penentuan sampel responden menggunakan teknik purposive sampling dengan total responden 71 santri, yaitu laki-laki sebanyak 39,44% dan perempuan sebanyak 60,56%. Metode pengambilan data dengan wawancara dan kuisioner, observasi, pencatatan, recall, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan adalah santri memiliki pola konsumsi yang kurang akan tetapi porsi yang dikonsumsi sudah mencukupi. Santri memiliki pendapatan rata-rata Rp 1.107.042,-. Sebesar 64,11% konsumsi energi dan 78,00% konsumsi protein berasal dari pondok pesantren. Sedangkan, sebesar 35,89% konsumsi energi dan 22,00% konsumsi protein berasal dari pribadi. Berdasarkan tingkat pendidikan, santri non formal memiliki rata-rata konsumsi lebih besar dibanding tingkat pendidikan lainnya. Mayoritas santri memiliki Tingkat Konsumsi Energi dan Tingkat Konsumsi Protein lebih dari 80% kecukupan protein. Pengeluaran puntuk biaya pondok pesantren lebih kecil dibanding pengeluaran pribadi, yaitu sebesar 49,03% untuk pengeluaran pangan dan 49,05% untuk pengeluaran non pangan. Pengeluaran pangan pribadi sebesar 50,97% dan pengeluaran non pangan sebesar 50,95%. Pengeluaran pangan dan non pangan terbesar adalah santri kuliah. Pangsa pengeluaran pangan santri kurang dari 60%. Dapat disimpulkan kondisi ketahanan pangan santri mayoritas berada pada kategori tahan pangan. Kata Kunci: Pangsa Pengeluaran; TKE, TKP; Tingkat Ketahanan Pangan; Santri


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 400
S00962S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
400
Penerbit
: ., 2023
Deskripsi Fisik
89 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
400
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Pertanian
Prodi Agribisnis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Analisis Ketahanan Pangan Santri Di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy Kota Semarang
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?