Text
Analisis Kelayakan Usaha Tambak Ikan Bandeng (Chanos chanos) Di Kelompok Tani Putra Samudra Pada Pasca Pandemi Covid-19 Di Desa Tugurejo Kecamatan Tugu Kota Semarang
Pandemi virus Covid – 19 merupakan wabah virus yang berasal dari China yang telah masuk ke Indonesia. Desa Tugurejo adalah wilayah yang menghasilkan ikan bandeng terbanyak pada Kecamatan Tugu Kota Semarang. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui biaya total, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha berdasarkan nilai R/C. Sampel responden ditentukan dengan metode sensus sebanyak 16 responden.Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tambak ikan bandeng dalam 1 kali panen dalam kurun waktu 6 bulan memerlukan biaya total Rp. 9.789.888,-, penerimaan sebesar Rp. 14.472.498.- dan pendapatan sebesar Rp. 4.682.610/kg/ha/musim panen. Hasil produksi bandeng dikelompokkan menjadi dua yaitu grade A dan grade B, dengan rata-rata produksi grade A adalah 376,25 kg dengan harga Rp.27.000/kg untuk produksi grade B sebesar 481,25 kg dengan harga Rp. 24.000/kg. Nilai R/C adalah 1,4 menunjukkan bahwa usaha tambak ikan bandeng di Kelompok Tani Putra Samudra Pada Pasca Pandemi Covid – 19 Desa Tugurejo Kecamatan Tugu Kota Semarag masih layak untuk diusahakan.
Tidak tersedia versi lain