Text
Analisis Pendapatan Dan R/C (Revenue Cost Ratio) Pada Usaha Tani Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Di Komunitas Jejamuran Ati Becik (Jab) Kecamatan Genuk Kota Semarang
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang diminati masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usahatani berdasarkan nilai R/C di Komunitas Jejamuran Ati Becik (JAB) Kecamatan Genuk Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. dengan pendekatan studi kasus. Sumber data pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling. Responden adalah seluruh petani yang aktif membudidayakan jamur tiram putih dan membudidayakan baglog diatas 200. Adapun jumlah responden sebanyak 6 orang. Metode analisis menggunakan metode analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan. Analisis kelayakan usahatani menggunakan analisis R/C. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata baglog yang dibudidayakan sebanyak 850 dengan hasil produksi 345 kg selama 1 periode atau 4 bulan. Besar rata-rata biaya dalam usahatani jamur tiram putih adalah sebesar Rp 3.080.000/periode, dengan penerimaan yang diterima petani sebesar Rp 6.201.000/periode, dan pendapatan yang diterima petani sebesar Rp 3.120.000/periode. Hasil analisis kelayakan usahatani yang diperoleh berdasarkan nilai R/C adalah sebesar 1,96 sehingga usahatani layak untuk diusahakan.
Tidak tersedia versi lain