Text
Studi Numeris Pengaruh Slip Dan Kavitasi Pada Hydrodynamic Thrust Bearing Tipe Closed Pocket Dengan Variasi Ketebalan Lapisan Pelumas
Thrust bearing adalah bantalan yang didesain untuk menahan beban yang sejajar dengan sumbu aksial dari permukaan yang berputar hal ini membuat penggunaan pelumas memegang peran yang sangat penting untuk membatasi gesekan yang terjadi antar komponen sehingga berdampak negatif akibat gesekan tersebut. Saat ini telah banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan performa pada pelumasan. Di antaranya bentuk upaya peningkatan performa tersebut adalah membuat tekstur atau pocket pada permukaan thrust bearing. Tekstur permukaan dianggap sebagai salah satu metode tribologi yang efektif untuk menurunkan koefisien gesekan pasangan kontak. Geometri yang digunakan adalah hydrodynamic thrust bearing tipe closed pocket dengan variasi ketebalan lapisan pelumas Hmin, yaitu 15µm, 20µm, 25µm, 30µm, 40µm, 50µm, dan 80µm. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent untuk memodelkan aliran fluida dalam bearing. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh ketebalan lapisan pelumas dan slip pada kinerja bearing, khususnya dalam hal pressure maximum dan load carrying capacity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan lapisan pelumas berpengaruh signifikan pada kinerja bearing. Semakin tebal lapisan pelumas, maka semakin berkurang efek kavitasi. Pemberian slip pada area slip di sela, slip di pocket, dan slip di sela dan di pocket meningkatkan performa pada pressure maximum, load carrying capacity. Hasil Pressure max tertinggi berada pada ketebalan lapisan pelumas Hmin 15 pada penempatan lokasi slip di sela dan di pocket. Performa load carrying capacity paling baik berada pada Hmin 25 dengan penempatan lokasi slip di sela dan di pocket dengan peningkatan sebesar 120,34%. Dan terendah pada ketebalan Hmin 15 µm sebesar 59,84%.
Tidak tersedia versi lain