Text
Analisis Pengaruh Variasi Jumlah Bilah Pada Electric Ducted Fan (Edf) Terhadap Gaya Dorong Yang Dihasilkan Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics
Electric Ducted Fan atau biasa disebut EDF didefinisikan sebagai motor listrik yang menggerakkan propeller kecil multi-bilah, dan ditempatkan didalam tabung berbentuk silinder. EDF banyak diaplikasikan pada wahana aeromodelling sebagai pendorong atau tenaga penggerak. Biasanya EDF memiliki spesifikasi berbeda-beda untuk tiap-tiap ukurannya, namun bagaimana jika ukuran EDF tetap dan jumlah bilahnya diganti dengan variasi yang berbeda, pada penelitian ini housing duct EDF memiliki diameter dalam 91 mm, dan dengan propeller berdiameter 90 mm yang memiliki tiga variasi jumlah bilah yaitu 9, 10, dan 11 bilah dengan pengujian pada putaran sebesar 40.000 rpm, 50.000 rpm, dan 60.000 rpm, tujuannya adalah untuk mengetahui gaya dorong yang dihasilkan dengan simulasi menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Nilai gaya dorong yang dihasilkan variasi 9 bilah adalah 15,55 N (40.000 rpm), 22,76 N (50.000 rpm), dan 30,31 N (60.000 rpm). Variasi 10 bilah 15,87 N (40.000 rpm), 23 N (50.000 rpm), dan 30,69 N (60.000 rpm). Variasi 11 bilah 15,32 N (40.000 rpm), 23,33 N (50.000 rpm), dan 32,52 N (60.000 rpm). Nilai gaya dorong pada masing-masing variasi jumlah bilah terus meningkat seiring naiknya putaran motor elektrik.
Tidak tersedia versi lain