Text
Analisis Pengaruh Bentuk Shroud Terhadap Gaya Dorong Electric Ducted Fan (Edf)
Electric Ducted Fan (EDF) memiliki kelebihan dibandingkan sistem propulsi konvensional seperti mesin jet untuk digunakan dalam pesawat model atau pesawat ukuran penuh. Shroud mempunyai peran penting dalam mengarahkan udara agar fokus masuk kedalam pusaran imppeler. Udara yang masuk diteruskan ke belakang melalui duct dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan masuk. Hal ini menghasilkan momentum yang menimbulkan gaya dorong. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bentuk shroud terhadap gaya dorong yang dihasilkan. Pengujian gaya dorong dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak komputer untuk memperoleh bentuk shroud yang paling efisien yang ditunjukan dengan gaya dorong terbesar dari berbagai bentuk shroud. Pemodelan dilakukan dengan mencontoh produk yang sudah tersedia yaitu EDF FMS 90 diameter impeller 89,5 mm, jumlah billah impel ler 12, diameter duct 90 mm, dan motor listrik seri 328021 2100 KV. Simulasi dilakukan untuk radius tip shroud 5 mm, 6mm ,7 mm dan masing-masing divariasikan dengan diameter shroud 102 mm, 104 mm, 106 mm dengan kecepatan 60000 rpm. Hasil pengujian menunjukan bahwa semakin besar radius dan diameter shroud, semakin besar gaya dorong yang diperoleh Gaya dorong terbesar dihasilkan oleh penggunaan radius tip 7 mm dan diameter 106 mm sebesar 34 Newton.
Tidak tersedia versi lain