Text
Pra-Rancangan Pabrik Methanol Dari Biogas Dengan Proses Hidrogenasi Tekanan Rendah Kapasitas 50.000 Ton/Tahun
Pabrik Methanol dengan proses hidrogenasi tekanan rendah dirancang dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan didirikan di Kawasan Industri Tenayan yang terletak di Pekanbaru, Riau diatas tanah seluas 43.750 m2. Pabrik Methanol ini membutuhkan bahan baku Biogas sebanyak 88.379,212 ton/tahun yang diperoleh dari PT. Inti Indosawit Subur, Riau. Methanol dibuat dengan mereaksikan Karbon Monoksida dengan Hidrogen dalam reaktor fixed bed multitube yang beroperasi pada suhu 250°C dan tekanan 50 bar dengan bantuan katalis Zn/CuO/AIO,. Reaksi berlangsung secara eksotermis sehingga membutuhkan cooling water pada sisi shell. Produk keluaran reaktor berupa methanol dalam fase gas yang kemudian dialirkan menuju Kondensor Parsial untuk memisahkan produk gas dengan produk cair. Produk gas berupa non- condensable gas (CH., H2, N2, CO, CO₂) dan produk cair berupa methanol dan air. Selanjutnya, produk cair dialirkan ke menara distilasi untuk dimurnikan kandungan menjadi 99,99%. Utilitas yang disediakan untuk menunjang proses produksi methanol diantaranya yaitu pengadaan air, steam, udara tekan, listrik, bahan bakar dan pengolahan air limbah. Pabrik Methanol ini memerlukan modal sebesar US$ 56.254.881,60 dan mendapatkan profit sebesar USS 15.338.810,26. Analisa ekonomi pendirian pabrik Methanol ini menunjukkan nilai Return on Investment (ROI) sebelum pajak 34,08% dan setelah pajak 27,27%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 2 tahun 5 bulan dan setelah pajak 2 tahun 10 bulan. Nilai Break Even Point (BEP) adalah 37,6% dan nilai Shut Down Point (SDP) adalah 16,44%. Berdasarkan analisa ekonomi tersebut, rancangan pabrik Methanol dari Biogas dengan proses hidrogenasi tekanan rendah kapasitas 50.000 ton/tahun layak didirikan.
Tidak tersedia versi lain