Text
Faktor Pendorong Asean Dalam Penyelesaian Krisis Kemanusiaan Rohingya Di Myanmar Tahun 2017
Sejak 2012, Asia Tenggara telah menjadi saksi krisis hak asasi manusia yang telah menghancurkan bagi etnis Rohingya di Myanmar. Sebagai organisasi penanggung jawab negara-negara Asia Tenggara, termasuk Myanmar, ASEAN wajib bertindak sebagai perantara untuk mendukung penyelesaian konflik dan perwujudan perdamaian di Asia Tenggara. Penelitian ini di buat dengan tujuan untuk mengetahui alasan faktor pendorong ASEAN dalam menyelesaikan krisis kemanusiaan Rohingya di Myanmar tahun 2017. Penelitian ini ditulis dengan metode kualitatif dengan menggunakan data deskriprif melaui literatur. Dan kemdian penilitian disini menggunakan Teori Kontruktivisme dari Alexander Wendt yang memainkan peran kausal dalam kehidupan sosial, bahwa ide-ide yang membentuk kepentingan ini pada dasarnya dibentuk oleh share ideas atau culture dari sistem internasional. Faktor-faktor yang membentuk menjadi pondasi utama penilitian ini adalah alasan ASEAN menyelesaikan krisis kemanusian di Rohingya karena didorong oleh faktor share idea tentang perdamaian, norma kemanusiaan Rohingya, dan prinsip Non-Intervensi.
Tidak tersedia versi lain