Text
Keputusan Penarikan Pasukan Amerika Serikat Dari Afghanistan Tahun 2011-2021
Kelemahan militer AS dari Afghanistan telah menjadi salah satu langkah pertama bagi Obama dalam masa kepresidenannya yang kedua. Salah satu risiko dalam keputusan ini adalah kemungkinan Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah, tidak hanya bagi Afghanistan sendiri, tetapi juga bagi AS karena tujuan utama agresi AS ke Afghanistan adalah untuk menggulingkan rezim Taliban saat itu. Belum lagi kemungkinan ketidakstabilan dalam pemerintahan Afghanistan yang baru dibentuk, penarikan pasukan AS dari Afghanistan adalah titik balik besar bagi negara ini. Namun, jika AS tidak menarik kembali militernya dari Afghanistan, AS harus menghadapi konsekuensi keuangan darinya. Efek dari krisis 2008 adalah masalah nyata bagi pemerintah AS, seperti yang terlihat pada upaya untuk menekan pengeluaran melalui Undang-Undang Pengendalian Anggaran yang telah diberlakukan sejak tahun 2001. Terlebih lagi fakta bahwa militer AS telah kehilangan begitu banyak nyawa selama misi, rencana untuk memperpanjang misi di Afghanistan jelas merupakan pilihan yang sulit bagi Obama. Kondisi ini menggambarkan dilema AS dalam proses pengambilan keputusan ini. Dalam kasus ini, AS telah memutuskan untuk menarik kembali pasukan militernya dari Afghanistan tidak hanya untuk mengurangi biaya militer dari misi, tetapi juga untuk mendefinisikan kembali Perang Melawan Terorisme atas nama Obama. Penarikan pasukan dari Afghanistan juga merupakan cara pemerintah AS untuk mengakomodasi konfliknya dengan Taliban sedangkan ia menarik militernya dari Afghanistan sambil mendukung pemerintah Afghanistan melalui bantuan dan bantuan.
Tidak tersedia versi lain