Text
Hubungan Obstructive Sleep Apnea (OSA) Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Rsud K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang
Penelitian mengenai gangguan tidur terutama gangguan tidur akibat obstruksi masih sangat sedikit dilakukan di Indonesia terutama di Kota Semarang. Diabetes melitus (DM) merupakan keadaan kronis yang diakibatkan oleh ketidak mampuan pankreas memproduksi insulin dan ketika resistensi insulin terjadi maka kadar gula darah akan meningkat dan glukosa yang yang bebas dalam darah ini tidak masuk ke jaringan otot, maka sel otot dapat mengalami kekurangan ATP akibatnya mitokondria mengalami gangguan fungsi sehingga pembentukan sel otot terganggu dan dapat terjadi penurunan massa otot. Penurunan massa otot yang terjadi pada faring mengakibatkan peningkatan ekstraluminal pada saluran pernafasan kemudian menimbulkan obstruksi saluran nafas sehingga terjadi OSA. Obstructive sleep apnea (OSA) merupakan suatu kelainan karakteristik berupa kolaps saluran napas atas baik sebagian maupun total secara berulang pada saat tidur. Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah salah satu kondisi klinis yang paling sedikit menjadi perhatian dunia kesehatan karena masyarakat masih meremehkan gejala-gejala tersebut.
Tidak tersedia versi lain