e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Aktivitas Antihiperpigmentasi Mikroemulsi Minyak Sea Buckthorn (Hippophae rhamnoides L.) dengan Variasi Isopropil Miristat sebagai Enhancer
Penanda Bagikan

Text

Aktivitas Antihiperpigmentasi Mikroemulsi Minyak Sea Buckthorn (Hippophae rhamnoides L.) dengan Variasi Isopropil Miristat sebagai Enhancer

Ltiara Fitriannanda - Mahasiswa; apt. Risha Fillah Fithria, M.Sc. - Pembimbing I;

Minyak sea buckthorn (MSB) dapat mengatasi hiperpigmentasi kulit dan memiliki aktivitas antioksidan. Minyak tersebut dapat dibuat dalam bentuk mikroemulsi agar lebih stabil. Peningkatan permeasi ke dalam kulit dapat di lalui dengan kombinasi tween 80 dan isopropil miristat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan aktivitas antihiperpigmentasi mikroemulsi MSB (MMSB) dengan variasi isopropil miristat sebagai enhancer pada kulit marmut belanda jantan. MSB diformulasikan dengan SBO 7% dan variasi isopropil miristat sebesar F1 (1%); F2 (3%); F3 (5%). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan randomized matched post test only control group design. Dua puluh lima marmut belanda dipapar sinar UV B 311 nm 10 menit per hari selama 15 hari. Setelah paparan, hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok (K) yaitu K+ diberi hidrokuinon; K- diberi basis mikroemulsi; dan K(III, IV, V) berturut-turut diberi F1, F2, F3. Perlakuan diberikan secara topikal selama 15 hari. Kulit hewan dibiopsi jaringan dengan pewarnaan fontana-masson pada hari ke 16. Perbedaan jumlah melanin antar kelompok perlakuan diuji statistik dengan kruskal wallis. Hasil menunjukkan bahwa K+; K(III, IV, V) tidak terdapat sel melanin dan K- terdapat 575 sel melanin. MSB dengan variasi isopropil miristat F1 (1%); F2 (3%); F3 (5%) memiliki aktivitas antihiperpigmentasi yang tidak berbeda secara signifikan.


Ketersediaan
#
Perpustakan Fakultas Farmasi 600
FF000376
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Digital & Cetak
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2023
Deskripsi Fisik
61 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
191050111112
Klasifikasi
600
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Aktivitas Antihiperpigmentasi Mikroemulsi Minyak Sea Buckthorn (Hippophae rhamnoides L.) dengan Variasi Isopropil Miristat sebagai Enhancer
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?