Text
Aktivitas Antihiperpigmentasi Mikroemulsi Minyak Sea Buckthorn (Hippophae rhamnoides L.) dengan Variasi Isopropil Miristat sebagai Enhancer
Minyak sea buckthorn (MSB) dapat mengatasi hiperpigmentasi kulit dan memiliki aktivitas antioksidan. Minyak tersebut dapat dibuat dalam bentuk mikroemulsi agar lebih stabil. Peningkatan permeasi ke dalam kulit dapat di lalui dengan kombinasi tween 80 dan isopropil miristat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan aktivitas antihiperpigmentasi mikroemulsi MSB (MMSB) dengan variasi isopropil miristat sebagai enhancer pada kulit marmut belanda jantan. MSB diformulasikan dengan SBO 7% dan variasi isopropil miristat sebesar F1 (1%); F2 (3%); F3 (5%). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan randomized matched post test only control group design. Dua puluh lima marmut belanda dipapar sinar UV B 311 nm 10 menit per hari selama 15 hari. Setelah paparan, hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok (K) yaitu K+ diberi hidrokuinon; K- diberi basis mikroemulsi; dan K(III, IV, V) berturut-turut diberi F1, F2, F3. Perlakuan diberikan secara topikal selama 15 hari. Kulit hewan dibiopsi jaringan dengan pewarnaan fontana-masson pada hari ke 16. Perbedaan jumlah melanin antar kelompok perlakuan diuji statistik dengan kruskal wallis. Hasil menunjukkan bahwa K+; K(III, IV, V) tidak terdapat sel melanin dan K- terdapat 575 sel melanin. MSB dengan variasi isopropil miristat F1 (1%); F2 (3%); F3 (5%) memiliki aktivitas antihiperpigmentasi yang tidak berbeda secara signifikan.
Tidak tersedia versi lain