Text
Pengaruh Variasi Konsentrasi Minyak Nilam (Patchouli Oil) terhadap Karakteristik Fisik dan Aktivitas Antioksidan Sediaan Salep dengan Metode DPPH
Minyak nilam (Patchouli Oil) mengandung senyawa Patchouli alcohol yang berfungsi sebagai antioksidan, sehingga dapat digunakan untuk pengobatan luka pada kulit. Sediaan salep dibuat agar mempermudah pemakaian minyak nilam karena dapat melekat pada permukaan kulit dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi minyak nilam terhadap karakteristik fisik sediaan salep serta pengaruh variasi konsentrasi minyak nilam terhadap aktivitas antioksidan sediaan salep. Salep minyak nilam dengan basis vaseline diformulasikan dengan variasi konsentrasi FI (5%), FII (7,5%), dan FIII (10%). Salep diuji sifat fisik meliputi uji organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Uji aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH berupa persen inhibisi. Data persen inhibisi aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan One Way Anova kemudian data pengaruh variasi konsentrasi minyak nilam terhadap karakteristik fisik dan aktivitas antioksidan salep dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian karakteristik fisik sediaan salep minyak nilam menunjukan warna putih kekuningan, bau khas minyak nilam, tekstur semi padat, dan homogen. Variasi konsentrasi minyak nilam berpengaruh pada viskositas, daya lekat dan daya sebar namun tidak berpengaruh pada pH sediaan salep. Nilai persen inhibisi sediaan salep minyak nilam sebesar (FI) 23,31%, (FII) 30,27%, dan (FIII) 38,38%. Peningkatan konsentrasi minyak nilam mempengaruhi besarnya aktivitas antioksidan pada sediaan salep (Sig p
Tidak tersedia versi lain