Text
Studi In Silico Senyawa Metabolit Sekunder Daun Afrika (Vernonia amygdalina) sebagai Kandidat Obat Antidiabetes Mellitus Tipe II
Diabetes mellitus tipe II adalah penyakit gangguan metabolik yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel β pankreas dan atau gangguan fungsi insulin (resistensi insulin). Pencarian kandidat obat antidiabetes dilakukan dengan memprediksi aktivitas senyawa metabolit sekunder dari daun afrika (Vernonia amygdalina) menggunakan metode in silico. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara senyawa metabolit sekunder dari daun afrika terhadap enzim α-glucosidase secara molecular docking. Penelitian ini ditargetkan untuk enzim α-glucosidase (kode PDB 2JKE) yang divalidasi menggunakan software YASARA. Preparasi ligand uji senyawa vernolic, luteolin, vernomygdin, vernolide, hydroxyvernolide, vernodalin, vernodalol, vernomenin, vernolepin, luteolin 7-glucoronide dan luteolin 7-0- β- glucoside serta pembanding miglitol menggunakan software ChemAxon. Running molecular docking menggunakan software PLANTS. Visualisasi hasil docking menggunakan Discovery Studio Visualizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode PDB 2JKE valid dengan nilai RMSD 0,2912 Å. Score docking vernolic, luteolin, vernomygdin, vernolide, hydroxyvernolide, vernodalin, vernodalol, vernomenin, vernolepin, luteolin 7- glucoronide, luteolin 7-0- β-glucoside serta miglitol secara berturut – turut yaitu - 86,1117; -72,7984; -72,6333; -72,094; -70,4031; -67,1217; -64,3226; -63,8874; - 62,258; 17,3769; 13,1352 serta -80,2642. Senyawa vernolic memiliki score docking yang lebih rendah dibanding miglitol sehingga secara teoritis senyawa vernolic memiliki penghambatan yang lebih baik terhadap enzim α-glucosidase dibandingkan miglitol.
Tidak tersedia versi lain