e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi In Silico Senyawa Metabolit Sekunder Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Kandidat Obat Antidiabetes Mellitus Tipe II
Penanda Bagikan

Text

Studi In Silico Senyawa Metabolit Sekunder Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Kandidat Obat Antidiabetes Mellitus Tipe II

Ahmad Samsuri - Mahasiswa; Anita Dwi Puspitasari, S.Si., M.Pd - Pembimbing I;

Diabetes mellitus tipe II merupakan penyakit hiperglikemia akibat insensivitas sel terhadap insulin, yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin (resistensi insulin). Pencarian kandidat obat antidiabetes dilakukan dengan memprediksi aktivitas senyawa metabolit sekunder secara in silico daun salam (Syzygium polyanthum) secara in silico. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara senyawa metabolit sekunder dari daun salam terhadap enzim α-glucosidase sebagai antidiabetes pada diabetes mellitus tipe II. Penelitian ini ditargetkan untuk enzim α-glucosidase (kode PDB : 2JKE) yang divalidasi menggunakan software YASARA. Preparasi ligand uji sebanyak 37 senyawa menggunakan software ChemAxon. Running molecular docking menggunakan software PLANTS. Visualisasi hasil docking menggunakan Discovery Studio Visualizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode PDB 2JKE valid dengan nilai RMSD 0,2912 Å. Ada 7 senyawa dengan score docking lebih kecil dibanding miglitol dan ligand native, yaitu Hexadecanoic acid 2-hydroxy-1-(hydroxymethyl); Methyl oleate; Methyl palmitate; Phytol; 9,12,15-Octadecatrien-1-ol; Nerolidol dan Eicosane dengan score docking secara berturut – turut yaitu -96,2919; - 90,5892; -87,6683; -87,403; -83,2687; -81,1494 dan -80,5188. Score docking miglitol sebesar -80,2642 dan ligand native sebesar -77,2910. Ketujuh senyawa tersebut lebih stabil dibanding miglitol dan ligand native sehingga secara teoritis memiliki penghambatan yang lebih baik terhadap enzim α-glucosidase dibandingkan miglitol dan ligand native.


Ketersediaan
#
Perpustakan Fakultas Farmasi 600
FF000400
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Digital & Cetak
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2023
Deskripsi Fisik
73 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
19105011080
Klasifikasi
600
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Studi In Silico Senyawa Metabolit Sekunder Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Kandidat Obat Antidiabetes Mellitus Tipe II
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?