Text
Analisis Drugs Related Problems pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wongsonegoro Semarang Periode Tahun 2022
Drugs Related Problems (DRPs) merupakan masalah terkait pengobatan pasien yang dapat mempengaruhi efektivitas dan keamanan terapi. Kemoterapi yang diberikan pada pasien kanker payudara biasanya terdiri dari kombinasi beberapa obat. Pemberian kombinasi obat kemoterapi dapat memicu terjadinya DRPs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya DRPs pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wongsonegoro Semarang periode tahun 2022. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan desain penelitian cross- sectional dan pengambilan data secara retrospektif dengan melihat data rekam medik pasien kanker payudara. Terdapat sebanyak 30 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Klasifikasi DRPs mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2021 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Klinik dan DRPs dianalisis dengan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kanker Payudara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018 dan medscape.com kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regimen kemoterapi yang paling sering digunakan adalah siklofosfamid + doksorubisin + fluorourasil (76,67%). Semua sampel pasien mengalami kejadian DRPs aktual dan potensial dengan penyebab indikasi tanpa obat (46,67%), obat tanpa indikasi (0%), dosis terlalu tinggi (89,91%), dosis terlalu rendah (100%), efek samping yang tidak diinginkan (100%), interaksi obat (100%) dan durasi pengobatan (53,2%).
Tidak tersedia versi lain