e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Potensi Ekstrak Etanol Dan Ekstrak Terpurifikasi Daun Waru (Hibiscus Tiliaceus L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus
Penanda Bagikan

Text

Potensi Ekstrak Etanol Dan Ekstrak Terpurifikasi Daun Waru (Hibiscus Tiliaceus L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus

Annisa Fairuz Azkiya - Mahasiswa; apt. Devi Nisa Hidayati, M.Sc - Pembimbing I;

Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang sering menyebabkan infeksi pada kulit manusia. Daun waru mengandung senyawa alkaloid, tanin, saponin, dan flavonoid yang memiliki aktivitas antibakteri. Purifikasi bertujuan untuk mendapat senyawa metabolit sekunder yang lebih besar dan kemurniaan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak terpurifikasi daun waru berpotensi sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Daun waru kering direndam dengan n-heksan, ampas dikeringkan kemudian dimaserasi dengan etanol 96%. Ekstrak kental etanol 96% dipurifikasi dengan air panas dan etil asetat. Pengujian antibakteri menggunakan difusi cakram dengan seri konsentrasi pada ekstrak etanol dan ekstrak terpurifikasi air panas 1; 2; 3; 4; 5% dan seri konsentrasi pada ekstrak terpurifikasi etil asetat 5; 10; 15; 20; 25%. Data DDH ekstrak etanol dan ekstrak terpurifikasi air panas daun waru dianalisis dengan SPSS 26.0 menggunakan Friedman test, sedangkan untuk mengetahui perbedaan DDH dengan antar seri konsentrasi menggunakan Kruskall Wallis dilanjutkan Mann Whitney test. Analisis ekstrak terpurifikasi etil asetat daun waru dilakukan secara deskriptif. Ekstrak etanol, ekstrak terpurifikasi air panas dan ekstrak terpurifikasi etil asetat daun waru pada semua seri konsentrasi berpotensi sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan antara DDH ekstrak etanol dan ekstrak terpurifikasi air panas daun waru (sig. > 0,05).


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 600
S00754S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2023
Deskripsi Fisik
93 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
600
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Potensi Ekstrak Etanol Dan Ekstrak Terpurifikasi Daun Waru (Hibiscus Tiliaceus L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?