Text
Uji Stabilitas Fisik Sediaan Emulgel Celecoxib dengan Variasi Konsentrasi Surfaktan Natrium Lauril Sulfat
Celecoxib merupakan obat anti inflamasi (NSAID) digunakan dalam pengobatan rheumatoid arthritis. Celecoxib dikembangkan dalam bentuk sediaan emulgel bertujuan untuk mencegah terjadinya efek samping yaitu gastrointestinal. Tujuan penelitian untuk melakukan uji stabilitas fisik emulgel celecoxib dengan variasi konsentrasi surfaktan natrium lauril sulfat selama penyimpanan. Emulgel celecoxib dibuat dengan surfaktan natrium lauril sulfat dengan konsentrasi yaitu FI (0,75%), FII (1%) dan FIII (1,25%). Sediaan dilakukan pengujian fisik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, daya sebar, kemudian uji stabilitas fisik menggunakan metode freeze and thaw. Freeze and thaw yaitu cara menyimpan sediaan dalam suhu 4oC dilanjut 40oC masing- masing selama 24 jam pada 1 siklus. Pengujian stabilitas dilakukan selama 6 siklus 12 hari, tiap siklus diuji karakteristik fisik. Sediaan dapat dikatakan stabil jika tidak terdapat perbedaan karakteristik fisik pada tiap siklusnya. Hasil karakteristik fisik sediaan emulgel celecoxib berbentuk semipadat, berwarna putih, tidak berbau, konsistensi kental, tekstur lembut, homogen, dan tidak ada butiran kasar. Hasil karakteristik fisik pada tiap siklus dilakukan uji statistik ANOVA. Hasil uji stabilotas emulgel celecoxib dengan surfaktan natrium lauril sulfat FI (0.75%), FII(1%), FIII(1.25%) didapatkan nilai signifikansi >0.05 menunjukkan stabil selama penyimpanan.
Tidak tersedia versi lain