e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) pada Tikus DM Tipe 2 yang Diinduksi Insulin Kerja Panjang
Penanda Bagikan

Text

Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) pada Tikus DM Tipe 2 yang Diinduksi Insulin Kerja Panjang

Qurotul Aini - Mahasiswa; apt. Kiki Damayanti, M.Farm - Pembimbing I;

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menggali potensi daun asam jawa sebagai antidibetes pada tikus DM tipe 2. Metabolit sekunder yang diduga berperan sebagai antidiabetes adalah flavonoid. Pengembangan model hewan uji DM tipe 2 dilakukan dengan induksi insulin kerja panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi keberadaan flavonoid dalam EEDAJ dan menguji aktivitas antidiabetes ekstrak tersebut pada tikus DM tipe 2 yang diinduksi insulin kerja panjang. Pembuatan EEDAJ menggunakan metode ekstraksi maserasi. Keberadaan flavonoid dikonfirmasi menggunakan pereaksi Pb asetat dan FeCl3. Tikus DM tipe 2 dibuat dengan pemberian insulin glargine 1,80 IU/kgBB secara subkutan, 1 kali sehari, selama 14 hari. Tikus yang dinyatakan DM tipe 2 sebanyak 35 ekor dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I merupakan kelompok kontrol negatif yang diberi larutan CMC-Na 0,5% 12,5 mL/kgBB. Kelompok kontrol positif diberi metformin HCl dosis 45 mg/kgBB, 2 kali sehari, merupakan kelompok II. Kelompok III, IV, dan V diberi EEDAJ dengan dosis 140 mg/kgBB, 280 mg/kgBB, dan 560 mg/kgBB. CMC-Na, metformin HCl, dan EEDAJ diberikan secara per oral selama 14 hari. Sehari setelah pemberian CMC-Na, metformin HCl, dan EEDAJ terakhir, dilakukan pengukuran kadar glukosa darah 2 jam postprandial. Data kadar glukosa darah 2 jam postprandial sebelum dan sesudah pemberian EEADJ dianalisis dengan uji Wilcoxon menggunakan taraf kepercayaan yang digunakan dalam analisis statistik sebesar 95%. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa EEDAJ mengandung flavonoid. Semua dosis EEDAJ mempunyai aktivitas antidiabetes pada tikus DM tipe 2 yang diinduksi insulin kerja panjang.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 600
S00739S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2023
Deskripsi Fisik
69 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
600
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) pada Tikus DM Tipe 2 yang Diinduksi Insulin Kerja Panjang
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?