Text
Formulasi Tablet Likuisolid Candesartan Cilexetil dengan Pelarut Tween 80 dan Neusilin Dikombinasikan dengan Avicel PH 102 sebagai Pembawa
Candesartan merupakan antihipertensi yang termasuk kedalam obat BCS (Biopharmaceutical Classification System) kelas II yang memiliki kelarutan rendah dalam gastrointestinal dan permeabilitas tinggi, sehingga mengakibatkan kecepatan disolusi lambat dan bioavailabilitas rendah. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan bioavailabilitas obat dengan disolusi rendah yaitu dengan teknik likuisolid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan disolusi tablet likuisolid candesartan dengan pelarut Tween 80 dan Neusilin yang dikombinasikan dengan Avicel PH 102 sebagai pembawa. Tablet likuisolid dibuat sebanyak 3 formula dengan perbandingan obat dan pembawa F1 (1:15), F2 (1:20), dan F3 (1:25). Serbuk candesartan didispersikan dalam Tween 80, lalu diadsorpsi dengan pembawa Neusilin yang dikombinasikan dengan Avicel PH 102. Setelah ditambahkan Sodium Starch Glikolat (SSG) dan Mg stearate serbuk dikempa menjadi tablet. Evaluasi tablet likuisolid meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, kandungan zat aktif, dan disolusi. Karakteristik tablet dibandingkan dengan Farmakope Indonesia dan pustaka lainnya. Hasil disolusi tablet berupa nilai DE60 dianalisis secara statistik menggunakan One Way Anova. Tablet likuisolid F1, F2, dan F3 memenuhi kriteria keseragaman bobot, kekerasan dan kandungan zat aktif, namun tidak memenuhi kriteria kerapuhan. F1 dan F3 memenuhi persyaratan waktu hancur. Hasil DE60 F1 sebesar 68,81 ± 5,58 dan F3 sebesar 56,60 ± 3,09.
Tidak tersedia versi lain